Finlandia Resmi Meminta Tender Pengganti F/A-18 Hornet

Militer.or.id – Finlandia Resmi Meminta Tender Pengganti F/A-18 Hornet.

Jet tempur F/A-18F vairan Super Hornet berkursi tandem Angkatan Laut AS © US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Kementerian Pertahanan Finlandia telah resmi meminta tender kepada lima produsen alutsista yang diperkirakan akan berpartisipasi dalam pengadaan jet tempur baru untuk Angkatan Udara Finlandia (FAF), seperti dilansir dari laman Air Recognition, 26 April 2018.

Para kandidat yang mungkin untuk menggantikan armada pesawat F/A-18 Hornet saat ini adalah Boeing F/A-18 Super Hornet, Lockheed Martin F-35 Lightning II, Eurofighter Typhoon, Dassault Rafale dan Saab Gripen E.

HARUS BACA :  BAE Systems Luncurkan Fitur Baru Tank ‘Black Night’

Permintaan tender resmi tersebut dikirim melalui pemerintah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Swedia.

Harga pembelian sekitar 60 unit jet tempur diperkirakan antara € 7 – 10 miliar. Namun, itu diperkirakan hanya sepertiga dari total biaya penggunaan dan pemeliharaan selama masa hidup jet tempur.

Kementerian Pertahanan Finlandia pada hari Senin, 23 April menolak mengomentari laporan media bahwa Prancis dan Jerman merencanakan membuat pesawat tempur gabungan.

HARUS BACA :  Xi Jinping : China Akan Jaga Perdamaian Laut China Selatan

Lauri Puranen, direktur proyek pesawat tempur Finlandia, mengatakan kepada penyiar nasional Yle bahwa “sulit untuk mengatakan apakah proyek jet tempur Eropa ini akan meningkatkan ketidakpastian”.

Puranen menjelaskan, penting bagi Finlandia bahwa pesawat tempur yang nanti dipilih Finlandia akan digunakan oleh “pengguna utama” lainnya hingga 2050-an. Finlandia akan menerima tender awal tahun depan. Jet tempur itu akan digunakan mulai paruh kedua tahun 2020-an.

HARUS BACA :  KRI Tatihu-853 Gagalkan Penyelundupan - Militer.or.id

Puranen menggarisbawahi kepada Yle bahwa kelima jet tempur sekarang berada dalam garis start yang sama. “Kemampuannya yang menentukan”, kata Puranen.

Kementerian Pertahanan Finlandia telah menyetujui dimulainya Program HX Fighter ini pada bulan Oktober 2015, yang bertujuan untuk menggantikan armada Boeing F/A-18 Hornet dengan pesawat tempur baru. Hornet ini dijadwalkan akan ditarik dari layanan pada periode 2025-2030.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here