Taiwan Butuhkan Tank Abrams AS Menghadapi China

Militer.or.id – Taiwan Butuhkan Tank Abrams AS Menghadapi China.

Tank M1A2 Abrams buatan Amerika Serikat. © U.S. Air Force via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Kepala Departemen Pertahanan Taiwan mengatakan di hadapan anggota parlemen pada hari Senin, 30 April 2018 bahwa tank tempur urama M1A2 Abrams AS akan dibutuhkan untuk membela pulau tersebut apabila terjadi konflik dengan China, seperti dilansir dari laman Sputnik News.

“Selat Taiwan sangat mungkin menggantikan Semenanjung Korea sebagai bara api terpanas di kawasan ini”, sebut Menteri Pertahanan Taiwan, Yen Teh-fa pada panel tersebut.

Tank M1A2 Abrams dikatakan masuk dalam daftar keinginan utama pada Departemen Pertahanan Taiwan sebagai garis pertahanan terakhir menghadapi konflik dengan China daratan, menurut South China Morning Post pada hari Senin.

HARUS BACA :  AS-Korea Selatan Pasang Alutsista Tangkal Rudal Korea Utara

The M1A2 Abrams adalah salah satu tank berteknologi paling maju di dunia, peringkat ketiga terbaik di dunia menurut Military Today. Tidak satupun tank buatan China yang muncul dalam daftar 10 besar mereka.

“Menanggapi situasi yang terus berubah, militer Taiwan juga meningkatkan kesiapan tempurnya”, kata Yen.

Bulan lalu, Taiwan telaj mengumumkan rencana untuk belanjaan pertahanan yang lebih besar pada tahun 2018 ketika ketegangan dengan Beijing semakin meningkat sejak Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menjabat pada tahun 2016 serta menolak melakukan ratifikasi konsensus 1992 yang mengakui kedua negara sebagai “satu Cina”.

HARUS BACA :  Satgas Tinombala TNI Gunakan Drone untuk Intai DPO di Lembah Napu
HARUS BACA :  Modifikasi MiG-31K untuk Angkut Rudal Kinzhal

Beijing sejak saat itu terus menyuarakan kekhawatiran bahwa apa yang telah dilakukan oleh Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyebabkan deklarasi kemerdekaan oleh pulau otonom tersebut.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae In dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu pekan lalu dalam sebuah peristiwa yang bersejarah di sepanjang zona demiliterisasi di Semenanjung Korea, di mana mereka telah sepakat untuk mencapai perdamaian.

HARUS BACA :  Cara Pasukan Garuda Menyambut Idul Adha di Negeri Orang

Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump berencana akan mengadakan KTT mereka sendiri dalam beberapa minggu mendatang, dan Trump memperkirakan akan mencapai kesepakatan untuk menghapus hulu ledak nuklir sepenuhnya dari negara tersebut.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Rusia Juga Geser Pantsir-S ke Crimea

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pindad - CSG Kenalkan Pengembangan Steyr Pandur II

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here