US Navy Inginkan Misil “Pembunuh Kapal” Pada Fregat Baru

Militer.or.id – US Navy Inginkan Misil “Pembunuh Kapal” Pada Fregat Baru.

USS Coronado (LCS-4) meluncurkan sebuah rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) buatan Kongsberg © US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Sebuah kompetisi untuk rudal OTH alias “over-the-horizon” baru yang ditakdirkan untuk memberikan taring pada kapal tempur Angkatan Laut AS kini sedang di cari untuk program FFG (X), menurut eksekutif puncak di Raytheon.

HARUS BACA :  On The Job Training Taruna Akmil, di Yonif Mekanis Raider 413

Menurut Defense News, program rudal baru yang dibutuhkan oleh Angkatan Laut AS dan diberikan pada akhir musim panas, merupakan bagian dari upaya untuk membuat kapal tempur litoral US Navy lebih dapat bertahan melawan pesaing termodern seperti Rusia dan China.

HARUS BACA :  Finlandia Bekukan Izin Ekspor Senjata ke UEA, Arab Saudi

Thomas Kennedy, CEO Raytheon dalam laporannya mengatakan bahwa pengiriman misil yang dikenal sebagai Naval Strike Missile oleh Raytheon/Kongsberg kini berada dalam posisi yang kuat untuk kapal perang litoral dan kapal fregat masa depan.

“Ini adalah program di mana, Raytheon dan Kongsberg, sebagai sebuah tim, kami mengajukan proposal untuk rudal yang disebut Naval Strike Missile, yang merupakan sistem senjata over-the-horizon Angkatan Laut AS yang harus mereka letakkan di kapal perang litoral. Tetapi ternyata mereka juga akan menempatkan misil-misil tersebut di semua fregat masa depan”, kata Kennedy.

Penawaran untuk rudal OTH telah penuh dengan rintangan dimana 2 pesaing utama gugur dari proses meninggalkan Naval Strike Missile Raytheon dan Kongsberg sebagai tim yang menang.

HARUS BACA :  Finlandia Bekukan Izin Ekspor Senjata ke UEA, Arab Saudi

Rudal Harpoon milik Boeing dan Long-range Anti-Surface Rudal Missile milik Lockheed Martin keduanya ditarik dari kompetisi. Perusahaan-perusahaan merasa persaingan itu condong ke arah penawaran Raytheon/Kongsberg.

HARUS BACA :  Operasi Gaktib di Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad

Naval Strike Missile punya jangkauan lebih dari 100 mil laut dan memiliki kemampuan mengenali target yang dalam beberapa kasus membatasi perlunya kapal atau pesawat lain untuk menahan lintasan pada target.

HARUS BACA :  Belasan Tewas, Presiden Abbas Desak Tindakan PBB

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here