US Navy Inginkan Misil “Pembunuh Kapal” Pada Fregat Baru

Militer.or.id – US Navy Inginkan Misil “Pembunuh Kapal” Pada Fregat Baru.

USS Coronado (LCS-4) meluncurkan sebuah rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) buatan Kongsberg © US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Sebuah kompetisi untuk rudal OTH alias “over-the-horizon” baru yang ditakdirkan untuk memberikan taring pada kapal tempur Angkatan Laut AS kini sedang di cari untuk program FFG (X), menurut eksekutif puncak di Raytheon.

HARUS BACA :  Rudal Su-57 Disiapkan Menembak Jauh dari Pertahanan Lawan

Menurut Defense News, program rudal baru yang dibutuhkan oleh Angkatan Laut AS dan diberikan pada akhir musim panas, merupakan bagian dari upaya untuk membuat kapal tempur litoral US Navy lebih dapat bertahan melawan pesaing termodern seperti Rusia dan China.

Thomas Kennedy, CEO Raytheon dalam laporannya mengatakan bahwa pengiriman misil yang dikenal sebagai Naval Strike Missile oleh Raytheon/Kongsberg kini berada dalam posisi yang kuat untuk kapal perang litoral dan kapal fregat masa depan.

“Ini adalah program di mana, Raytheon dan Kongsberg, sebagai sebuah tim, kami mengajukan proposal untuk rudal yang disebut Naval Strike Missile, yang merupakan sistem senjata over-the-horizon Angkatan Laut AS yang harus mereka letakkan di kapal perang litoral. Tetapi ternyata mereka juga akan menempatkan misil-misil tersebut di semua fregat masa depan”, kata Kennedy.

Penawaran untuk rudal OTH telah penuh dengan rintangan dimana 2 pesaing utama gugur dari proses meninggalkan Naval Strike Missile Raytheon dan Kongsberg sebagai tim yang menang.

HARUS BACA :  Meski Turun, Anggaran Kemenhan Terbesar Kedua di RAPBN 2018
HARUS BACA :  Satradar Congot Mulai Instal Radar Weibel

Rudal Harpoon milik Boeing dan Long-range Anti-Surface Rudal Missile milik Lockheed Martin keduanya ditarik dari kompetisi. Perusahaan-perusahaan merasa persaingan itu condong ke arah penawaran Raytheon/Kongsberg.

Naval Strike Missile punya jangkauan lebih dari 100 mil laut dan memiliki kemampuan mengenali target yang dalam beberapa kasus membatasi perlunya kapal atau pesawat lain untuk menahan lintasan pada target.

HARUS BACA :  Thailand to Terminate Contract of Oplot Tanks

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Membangkitkan Olahraga Perairan di Lantamal IX

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Upaya Penetrasi Pasar Dirgantara Indonesia ke Meksiko

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here