AS-Prancis Kerahkan Pasukan Dekati Suriah

Militer.or.id – AS-Prancis Kerahkan Pasukan Dekati Suriah.

Resimen Lapis Baja ke-77 menembakkan mortir 120 mm dalam latihan perang © US Army via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Pekan lalu, jaringan TV Al-Manar asal Lebanon telah melaporkan, yang mengutip sumber-sumber di lapangan bahwa Amerika Serikat dan Perancis telah mengirim kendaraan militernya ke provinsi Al-Hasakah di timur laut Suriah, seperti di lansir dari laman Sputnik News. (2/5/2018)

Menurut situs berita Orient, Washington dan Paris telah mengirim lebih banyak kolom militer di dekat Sungai Sajour, sebelah barat laut kota Manbij. Di saat yang sama, milisi Kurdi dilaporkan mulai mendirikan pos-pos pemeriksaan baik di dalam dan juga di luar Manbij, dan sejumlah sumber mengatakan mereka sedang siaga.

HARUS BACA :  TNI-AD dan Singapore Armed Forces, Latihan di Asembagus

Sementara itu, sumber-sumber lokal di kota al-Bab mengklaim bahwa pasukan AS dan Prancis telah dikerahkan ke daerah antara posisi Kurdi dan wilayah yang dikuasai oleh pasukan Euphrates Shield yang didukung oleh Turki.

Awal pekan ini, Fars News Agency melaporkan, mengutip sumber-sumber lokal bahwa konvoi militer yangterdiri dari 10 unit Humvee, 3 unit truk yang membawa rudal jarak pendek dan 2 unit kendaraan dilengkapi dengan radar dan sistem komunikasi canggih telah berangkat dari Pangkalan militer AS di kota Kobani menuju Manbij.

HARUS BACA :  India - Rusia Sepakat Pembayaran S-400 dengan Mata Uang Nasional
HARUS BACA :  TNI-AD dan Singapore Armed Forces, Latihan di Asembagus

Berita terbaru yang dihimpun dengan sejumlah laporan tentang dugaan pembentukan pangkalan militer baru di Al-Hasakah, serta di timur Deir ez-Zor bulan lalu, dan konvoi militer, konon Prancis bermaksud mendukung milisi Kurdi.

Merupakan sebuah langkah yang akan “membuktikan” klaim oleh pejabat senior Kurdi bahwa Presiden Emmanuel Macron telah berjanji akan mengirim lebih banyak pasukan ke wilayah tersebut untuk “memediasi” antara Kurdi dan Ankara.

HARUS BACA :  Uji Coba Penerbangan Perdana N219 Berjalan Sukses (Video)

Penundaan pengiriman kolom militer terjadi lebih dari sebulan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji bahwa pasukan Amerika yang ada disana akan segera meninggalkan Suriah dan membiarkan orang lain mengurusnya sebagai gantinya.

Pernyataan itu bertentangan dengan komentar sebelumnya yang dibuat oleh pejabat tinggi di Pentagon dan Departemen Luar Negeri, mengklaim bahwa pasukan AS akan mempertahankan kehadirannya di Suriah.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Uji Coba Penerbangan Perdana N219 Berjalan Sukses (Video)

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  PAF in the Market for Spares of 2 S-211 Ejection Systems

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here