Turki Terima Pesawat Siluman F-35 Pertamanya

Militer.or.id – Turki Terima Pesawat Siluman F-35 Pertamanya.

ilustrasi: Pesawat F-35. pixabay.com)

Washington – Militer.or.id, Amerika Serikat (AS), Kamis, 21-6-2018, menyerahkan pengiriman pertama pesawat tempur siluman F-35 Lightning II kepada Turki, meskipun ada ketegangan dengan negara tersebut dan penentangan anggota Senat, dirilis ANTARA, Jumat, 22-6-2018 .

Raksasa pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin, menyerahkan secara resmi kepemilikan pesawat tempur pertama dengan teknologi tak kasat mata alias Stealth itu, kepada para pejabat Turki dalam upacara di Fort Worth, Texas, AS.

Pesawat kedua dijadwalkan akan dikirim dalam beberapa hari mendatang dan kedua pesawat nantinya akan dibawa ke Pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat Luke di Arizona, tempat pilot dan awak pemeliharaan Turki menjalani pelatihan, kata juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Mike Andrews.

HARUS BACA :  Rudal AGM-158B, Sebiji Harganya Rp12 Miliar, Lalu Apa Kehebatannya?

Para senator Amerika Serikat menentang pengiriman tersebut menyusul rencana Ankara untuk membeli sistem pertahanan Rudal S-400 buatan Rusia.

Dalam rancangan undang-undang anggaran pertahanan yang disetujui Selasa, Senat menuntut agar penjualan F-35 Lighting II dibatalkan jika Turki tetap membeli sistem pertahanan Rusia.

“Setiap upaya pemerintah Turki untuk semakin meningkatkan hubungan mereka dengan Rusia akan mengganggu keamanan umum aliansi NATO, dan negara-negara anggota NATO, serta melemahkan interoperabilitas aliansi,” bunyi rancangan undang-undang tersebut.

Jika kedua majelis Kongres Amerika Serikat menyetujui versi RUU itu, pemerintahan Donald Trump akan berkewajiban untuk mengecualikan Turki dari program F-35 Lightning II, mencopot semua suku cadang yang dibuat di Turki dari pesawat itu dan melarang F-35 Turki meninggalkan wilayah Amerika Serikat.

HARUS BACA :  KRI Usman Harun-359 Dikunjungi Personel AL Mesir
HARUS BACA :  Bakamla Selamatkan 12 Penumpang Speedboat Kemendes PDTT

Turki telah menjadi mitra dalam konsorsium internasional yang mendanai F-35 Lightning II sejak tahun 2002.

 

Seorang pejabat Departemen Pertahanan Amerika Serikat menekankan, setelah pesawat terbang itu diproduksi, pemerintah Amerika Serikat mempertahankan hak asuh pesawat sampai pemeliharaannya diserahkan kepada mitra-mitranya.

“Ini biasanya terjadi setelah proses panjang pelatihan mitra asing selesai (satu hingga dua tahun),” pejabat itu menambahkan.

HARUS BACA :  Vietnam Sukses Upgrade PTS-M Dengan Zu-23-2

Hubungan antara kedua sekutu NATO telah tegang sejak Turki melancarkan serangan terhadap milisi Kurdi di timur laut Syia, Unit Perlindungan Rakyat, bahwa Amerika Serikat mendukung memerangi kelompok ISIS tetapi yang dianggap Ankara sebagai kelompok teror.

Diluncurkan pada awal 1990-an, F-35 Lightning II dianggap sebagai sistem senjata paling mahal dalam sejarah Amerika Serikat, dengan perkiraan biaya sekitar 400 miliar dolar AS dan menargetkan untuk memproduksi 2.500 pesawat di tahun-tahun mendatang. Demikian dilansir Kantor Berita AFP.

Sedangkan jika dilihat harga perunit, maka F-22 Raptor yang juga dibuat Lockheed Martin, merupakan pesawat tempur paling mahal hingga saat ini di dunia.

HARUS BACA :  Irak: Keputusan AS Atas Jerusalem Bawa Konflik Baru

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here