Terungkap, Masalah Teknis Sebabkan F-35B Marinir AS Terbakar

Militer.or.id – Terungkap, Masalah Teknis Sebabkan F-35B Marinir AS Terbakar.

Joint Strike Fighter (JSF) F-35B bersiap mendarat secara vertikal © US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Pesawat tempur F-35B STOVL milik Korps Marinir AS pada akhirnya dibuang dari inventaris setelah dihitung bahwa biaya untuk memperbaiki pesawat tempur tersebut adalah sebesar $ 122,8 juta dan tidak akan sepadan untuk investasi.

F-35B Korps Marinir yang di grounded di Marine Corps Air Station Beaufort pada tanggal 27 Oktober 2016, setelah terjadi kebakaran di udara yang disebabkan oleh kerusakan di “braket” teluk senjata yang membuatnya tidak aman dioperasikan.

HARUS BACA :  Mengadu Satu Lawan Satu Jet Tempur Amerika Vs China

Menurut Marine Corps Times, F-35B yang musnah adalah kehilangan pertama pesawat tempur generasi kelima untuk Korps, tetapi belum terdaftar secara resmi karena mungkin masih digunakan sebagai pesawat latih, untuk pemeliharaan atau pun diberikan kepada museum.

“Khusus F-35B yang terlibat dalam diskusi ini, analisis pada biaya dan manfaatnya bagi Korps Marinir AS dalam menentukan biaya perbaikan tidak akan menghasilkan ROI yang cukup untuk membenarkan perbaikan”, kata juru bicara Korps Marinir Kapten Christopher Harrison.

HARUS BACA :  RSAF Undang 10 Pasis Terbaik Seskoau A-55
HARUS BACA :  Kapal Perang India INS Rana Tinggalkan Surabaya

Investigasi atas insiden tahun 2016 menetapkan bahwa braket yang rusak menyerempet kabel listrik di dekat saluran hidrolik pesawat, dimana hubungan singkat arus listrik yang memicu kebocoran hidraulik kecil dan menyebabkan kobaran api di udara. Pilot pesawat memperhatikan kebakaran dengan cepat dan dapat mendarat dengan selamat.

Produksi skala penuh pesawat tempur siluman generasi kelima F-35 Lightning II tersebut diharapkan akan dimulai pada tahun 2019 dengan keputusan akhir tentang masalah yang diharapkan akan dilaksanakan pada bulan Oktober.

HARUS BACA :  Eratkan Hubungan, Sesko Australia Kunjungi Mabesau

Total biaya seumur hidup dari program F-35 ini diperkirakan akan mencapai $ 1,5 trilyun, membuatnya tidak terbantahkan sebagai program perangkat militer termahal dan satu-satunya yang pernah diciptakan. Selain itu, ada banyak kesalahan teknis pada pesawat dan biaya perbaikanya telah membuat beberapa sekutu AS khawatir tentang investasi tersebut.

Diperkirakan hingga Juni 2018 telah ada sebanyak 300 unit jet tempur F-35 dari semua varian yang telah dibangun dan dikirimkan kepada pelanggan.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Delegasi Philippine Air Force Kunjungi Lanud Halim Perdanakusuma

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Pengarahan Pangarmabar kepada Calon Siswa Dikreg Seskoal