Militer.or.id – Korea Utara pada hari Minggu (8 Januari) mengatakan bahwa pihaknya bisa saja mengujicoba peluncuran rudal balistik antar benua (ICBM) kapanpun dan dimanapun, tergantung permintaan dari pemimpin tertingginya, Kim Jong Un. Korut juga menyalahkan kebijakan negatif Amerika Serikat sebagai penyebab utama dibalik “keterpaksaan” mereka dalam membangun senjata nuklir.

Tepat pada 1 Januari pekan lalu, Kim mengatakan bahwa Korut hampir siap untuk meluncurkan rudal ICBM.

“Rudal ICBM tersebut akan diluncurkan tanpa memandang waktu dan tempat, sesuai dengan keinginan majelis tinggi Republik Demokratik Rakyat Korea,” ujar seorang jurubicara dari Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip oleh kantor berita Pyongyang, KCNA.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter pada hari Minggu kemarin menyampaikan bahwa kemampuan senjata nuklir dan program rudal balistik Korut merupakan “ancaman serius” bagi AS. Karenanya, pihaknya sudah bersiap untuk menjatuhkan rudal Korut jika nantinya diluncurkan.

“Kami hanya akan menembak (rudal) tersebut… jika itu mengancam, atau manakala (rudal) tersebut meluncur ke arah wilayah kami atau wilayah negara sahabat dan sekutu kami,” ungkap Carter saat diwawancarai dalam acara “Meet the Press” di stasiun televisi NBC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here