Latihan Bakamla dan TNI AL di Perairan ZEE

Militer.or.id – Latihan Bakamla dan TNI AL di Perairan ZEE.

South East Asia Cooperation and Training  (SEACAT) merupakan latihan multilateral di kawasan Asia Tenggara yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun sejak tahun 2002, oleh United States Commander Logistic Group Western Pasific.

Jakarta, Militer.or.id – Kapal patroli Bakamla RI KN Bintang laut – 4806 dan kapal patroli TNI AL KRI Halasan – 630 “menangkap”, satu kapal yang berupaya menyelundupkan bahan narkotika terlarang berupa kokain, pada Jumat 7-9-2018 di perairanaran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Kejadian bermula pada tanggal 05 Setember 2018, telah diterima green notice dari Interpol ke C2C Changi Naval base yg diteruskan ke Pusat Komando dan Pengendali (Puskodal) kemudian diteruskan kepada unsur laut yang sedang beroperasi disekitar tempat kejadian yakni KN Bintang Laut – 4806 dengan KRI Halasan – 630, agar segera melaksanakan aksi pemeriksaan dan penindakan.

HARUS BACA :  IFV BMP-3 Tampil dengan Meriam 57mm Robotik

Isi green notice dari Interpol tersebut berupa peringatan adanya kapal MV Tong Po yang diduga telah membawa narkotika jenis kokain dari Langkawi, Malaysia pada tanggal 2 Setember 2018, menuju keperairan Timur Laut Pulau Bintan untuk bertemu dengan pembeli.

Selanjutnya pada pada tanggal 7 September 2018, KN Bintang Laut bersama KRI Halasan bergerak bersama melakukan pencarian kapal target. Kemudian sekitar pukul 03.00 Wib, pada posisi 0154N-10214E, kapal target dengan ciri-ciri yang disampaikan pihak Interpol ditemukan.

HARUS BACA :  Iran Segera Ungkap Versi Domestik Sistem Rudal S-300

Selanjutnya KN Bintang Laut dan KRI Halasan segera menurunkan tim Visit Boarding Search and Seizure masing-masing terdiri dari 7 personel bersenjata lengkap untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Dari hasil pemeriksaan tim VBSS gabungan dua instansi tersebut diperoleh hasil bahwa MV Tong Po kapal berbendera Hongkong diawaki empat orang Warga Negara Asing tersebut sedang berlayar dari langkawi dengan tujuan Singapura.

HARUS BACA :  Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad 2018

Kemudian pada posisi: 01 2250N 104 4225E (anchorage) kapal tersebut ditangkap tim patroli laut gabungan Bakamla RI dengan TNI AL, ditemukan satu kotak berisi narkotika (kokain) yang berada di kamar kapten kapal MV Tong Po.

Tindakan selanjutnya kapal berikut barang bukti dikawal menuju Batam, Kepulauan Riau. Demikian salah satu rangkaian skenario Latihan Bersama (Latma) Multilateral South East Asia Cooperation and Training (SEACAT) tahun 2018.

SEACAT merupakan latihan multilateral di kawasan Asia Tenggara yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun sejak tahun 2002, oleh United States Commander Logistic Group Western Pasific. Materi kegiatannya antara lain penanganan tindak pidana di laut dalam bentuk kegiatan Maritime Interdiction Operation dan kegiatan boarding party.

HARUS BACA :  Tim Ekspedisi NKRI Sosialisasikan Revolusi Mental

Pelaksanaan latihan dimulai dari tanggal 21 Agustus hingga 1 September 2017 serta diikuti oleh 10 negara yaitu Amerika Serikat, Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Srilanka, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina dan Myanmar.

Rangkaian kegiatan latihan dimulai dengan melaksanakan kegiatan Academic Session bagi LNO di Singapura, kegiatan klasikal bagi personel di KRI, latihan teori dan praktek Boarding Party/Tim VBSS, sosialisasi pengunaan MOC dan Information Fusion Center Portal bagi LNO di Singapura dan sosialisasi penggunaan IFC Portal di lingkungan TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan di Puskodal Batam.

HARUS BACA :  Bakamla RI Optimalkan Kerja Sama dengan Vietnam Coast Guard

Sementara itu, pelaksanaan VBSS Workhshop dan pembekalan anti-piracy, melibatkan USCG Law Enforcement Detachments (LEDETs), bertempat di Manila, Philipina.

Kegiatan Pelaksanaan rangkaian kegiatan Latma Multilateral SEACAT 2017 akan dilaksanakan secara bergiliran di wilayah perairan ZEE masing-masing negara, Command Post Exercise di C2C Changi Naval Base Singapura dan MNCC Brunei, dan Field Training Exercise berupa latihan pemeriksaan. (Humas Bakamla RI).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Batalyon Indonesia –Unifil, Penentu Keamanan di Perbatasan Lebanon-Israel

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here