Koalisi Tolak Tuduhan Serangan Drone ke Pangkalan Hmeymim Diatur AS – Militer.or.id

Militer.or.id – Koalisi Tolak Tuduhan Serangan Drone ke Pangkalan Hmeymim Diatur AS – Militer.or.id.

dok. Bomber Sukhoi Su-24M Rusia di pangkalan Hmeymim, Suriah. (Russian Ministry of Defence)

Washington, Jakartagreater.com  –  Pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia bahwa serangan pesawat tanpa awak di pangkalan udara Hmeymim di Suriah dikendalikan dari pesawat pengintai AS tidak berdasar, ujar juru bicara Operasi Inherent Resolve, Sean Ryan kepada Sputnik pada hari Jumat, dirilis Sputniknews.com.

“Setiap saran bahwa pasukan AS atau pasukan koalisi memainkan peran dalam serangan terhadap pangkalan Rusia adalah tanpa dasar fakta dan benar-benar tidak bertanggung jawab,” kata Ryan kepada Sputnik.

Pejabat itu menunjuk kepada pernyataan Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin, yang mengatakan pada hari Kamis 25-10-2018 bahwa pangkalan udara Rusia telah secara serentak diserang oleh 13 pesawat tempur tempur yang dikendalikan dari jarak jauh dari pesawat Poseidon 8 AS. Namun, Wakil Menteri tidak itu menyebutkan kapan tepatnya serangan itu terjadi.

HARUS BACA :  Wow, India Tembakkan 4 Jenis Rudal Permukaan-ke-Udara – Militer.or.id
HARUS BACA :  Kemhan Akan Penuhi Kebutuhan Kapal Selam dari Dalam Negeri

Menyusul laporan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada para wartawan bahwa insiden itu mungkin akan dibahas dalam pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekannya dari AS, Donald Trump, yang mungkin akan berlangsung pada 11 November 2018.

Amerika Serikat dan sejumlah sekutunya meluncurkan kampanye militer melawan Daesh * di Suriah pada tahun 2014, yang telah beroperasi di negara itu tanpa izin dari Damaskus. Operasi koalisi di Suriah tidak diizinkan oleh pemerintah Presiden Bashar Assad atau Dewan Keamanan PBB.

HARUS BACA :  Boeing Akan Bekerja Sama dengan Industri Israel – Militer.or.id
HARUS BACA :  AW-109 Attack Helicopters Now a Reliable Platform for Anti-Terrorist Ops

* Daesh (juga dikenal sebagai ISIS / ISIL / IS) adalah kelompok teroris yang dilarang di Rusia

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Indonesia – Rusia Masih Bahas Pembelian Kapal Selam Project 636

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here