Trump: Ide Macron Betuk Tentara Real Eropa, “Sangat Menghina”

dok. Latihan tentara NATO di Polandia. (NATO photo – SSgt Ian Houlding GBR Army)

Washington, Militer.or.id  – Presiden AS Donald Trump menyampaikan sebuah pernyataan beberapa menit setelah mendarat di Paris, bahwa pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron “sangat menghina”, dengan mengatakan Eropa harus membangun militernya sendiri untuk melindunginya dari Amerika Serikat, Rusia, dan China, dirilis Sputniknews.com, Sabtu 10-11-2018.

“Presiden Macron Prancis baru saja menyarankan agar Eropa membangun militernya sendiri untuk melindungi diri dari AS, Cina, dan Rusia. Sangat menghina, tapi mungkin Eropa pertama-tama harus membayar bagian yang adil dari NATO, yang sangat disubsidi AS” Trump mengatakan dalam pesan Twitter pada hari Jumat 9-11-2018.

Menurut laporan media, Macron telah mengadvokasi untuk memobilisasi kekuatan militer Eropa sejak pemilihannya tahun lalu, dan menyampaikannya lagi saat menghadiri peringatan pemakaman Perang Dunia I, hari Selasa 6-11-2018. Trump tampaknya telah menanggapi pernyataan Macron bahwa “tentara Eropa nyata” akan melindungi benua itu, “sehubungan dengan China, Rusia dan bahkan Amerika Serikat. “Kami tidak bisa melindungi Eropa kecuali kami memiliki tentara real Eropa:, ujar Macron.

HARUS BACA :  Norwegia Beli 60 Rudal AIM-120 C-7

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly mengatakan hari Kamis 8-11-2018 bahwa kekuatan militer gabungan Uni Eropa dapat digunakan untuk menanggulangi konsekuensi dari bencana alam, untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan dalam operasi militer.

HARUS BACA :  Norwegia Beli 60 Rudal AIM-120 C-7

Trump telah menyebut NATO usang, tetapi mengatakan setelah KTT aliansi di Brussels pada bulan Juli 2018 bahwa aliansi tersebut menjadi kuat lagi karena upayanya untuk meminta pertanggungjawaban negara-negara anggotanya sehubungan dengan komitmen pembelaan pertahanan mereka.

HARUS BACA :  Militer Iran Luncurkan Rantis Baru, Toofan 4x4

Trump juga mengatakan selama pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada bulan Juli 2018 bahwa banyak anggota aliansi belum memberikan kontribusi yang cukup selama bertahun-tahun. Pernyataan presiden memicu gelombang kritik dari anggota parlemen AS, yang berpendapat bahwa Trump harus menunjukkan komitmen lebih terhadap sekutu Eropa mengingat ancaman yang berkembang dari Rusia, Cina, dan negara-negara lain.

Menurut perkiraan NATO yang dikeluarkan sebelumnya pada bulan Juli, pada tahun 2018, hanya lima dari 29 anggota NATO – Estonia, Yunani, Latvia, Inggris dan Amerika Serikat – akan membelanjakan 2 persen dari PDB mereka untuk pertahanan, target yang ditetapkan oleh aliansi.

Macron telah lama mengadvokasi otonomi militer yang lebih besar dari Uni Eropa. Dia juga mempertahankan bahwa Prancis tidak bisa bergantung pada Amerika Serikat ketika berbicara tentang keamanan Eropa. Namun, beberapa ahli militer terkemuka meragukan bahwa negara-negara UE dapat menciptakan struktur pertahanan yang efektif.

HARUS BACA :  KRI Lepu-861 Tangkap Kapal Angkut Ribuan HP di Perairan Batam – Militer.or.id

Secara khusus, perjanjian 1952 yang membentuk komunitas pertahanan Eropa, tidak pernah terwujud. Upaya lain terbatas pada one-off operation, seperti Brigade Franco-Jerman, yang mengambil bagian dalam konflik di Bosnia dan Herzegovina pada tahun 1996 dan dalam kampanye militer di Afghanistan.

HARUS BACA :  Alutsista Yonif Raider 514 Kostrad di Festival Muharram Bondowoso

Trump berada di Prancis untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I. Perayaan besar-besaran di Paris akan dihadiri oleh sejumlah pemimpin asing, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pada 11 November 1918, Panglima Tertinggi Sekutu Marsekal Prancis Ferdinand Foch, UK First Sea Lord Laksamana Rosslyn Wemyss dan Kepala Negosiator Jerman Matthias Erzberger menandatangani gencatan senjata di Hutan Compiegne yang menghentikan permusuhan dalam Perang Dunia I. Perjanjian perdamaian ditandatangani pada 28 Juni 1919, di Versailles.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here