Pertempuran Sengit Israel – Palestina, Saling Balas

ilustrasi: F-16 Israel. (Tomás Del Coro via commons.wikimedia.org)

Gaza/Jerusalem – Israel melancarkan serangan udara lagi atas Jalur Gaza pada Selasa, 13/11/2018, sementara Palestina membalas dengan menembakkan roket ke wilayah Israel.

Pertempuran paling sengit sejak 2014 itu -yang telah membunuh enam orang Palestina, lima di antaranya petempur, dan seorang pria Palestina di Israel sejak Senin- mengancam menggagalkan usaha Perserikatan Bangsa-Bangsa, Mesir dan Qatar untuk menengahi gencatan senjata jangka panjang di wilayah kantung berpenduduk padat dan miskin itu.

HARUS BACA :  Ancaman Kirim Kapal Induk Inggris Batalkan Perundingan Dagang China

Hamas, gerakan Islami dominan di Gaza, dan unsur bersenjata lain menembakkan lebih dari 400 roket atau bom mortir melintasi perbatasan, yang dipagar tembok, setelah melancarkan serangan peluru kendali pada Senin atas satu bus, yang mencederai seorang prajurit Israel, kata militer.

HARUS BACA :  PAL-Filipina Bahas SSV 3 dan SSV 4 dengan Tipe yang Berbeda

Serangan tersebut adalah yang paling ganas sejak perang Gaza tujuh-pekan pada 2014 antara Israel dan pejuang Gaza. Hamas menyatakan membalas aksi komando Israel di Gaza, yang membunuh satu di antara beberapa panglimanya dan enam pria bersenjata lain pada Ahad. Seorang kolonel Israel juga gugur dalam kejadian itu, dirilis Antara.

HARUS BACA :  The Jupiters Siap Getarkan Langit Aceh

Di kota Gaza, orang-orang berkumpul di depan tumpukan puing yang sebelumnya bangunan berlantai. Bangunan itu bersebelahan dengan gedung lima-lantai yang masih berdiri setelah serangan udara tersebut.

Di kota pesisir Israel, Ashkelon, video yang diambil warga menunjukkan seorang wanita berdarah, tergeletak di puing-puing apartemen dan tertutup debu. Wanita itu dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan luka parah.

HARUS BACA :  Vietnam to Build Radar Satellites

Jasad seorang pria, yang terbunuh ketika satu roket menghantam rumah, berada dekat wanita itu. Pejabat mengidentifikasi pria itu adalah orang Palestina dari Hahoul di Tepi Barat, yang dijajah Israel. Radio Israel mengatakan ia memiliki izin untuk bekerja di Israel.

HARUS BACA :  Bomber Tempur GR4 Tornado Arab Saudi Kecelakaan di Yaman

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  BPPT Serahkan Rekomendasi Desain Standardisasi KCR-60

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here