Monumen Pesawat Tempur F-5 Tiger di Seskoau Lembang

Secara harfiah, monumen pesawat tempur F-5 ini memiliki makna yang cukup mendalam, sehingga keberadaannya telah memberi arti bagi perjuangan penerbang TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Lembang, Jawa Barat, Militer.or.id   –    Berdirinya monumen pesawat tempur F-5 Tiger di Seskoau, mengingatkan pada cerita dan kisah pesawat tersebut mulai dari perencanaan, pengadaan, kedatangan, dan operasionalnya dalam mendukung tugas TNI AU. Cerita dan kisah paling banyak tentu dialami langsung oleh para penerbang dan kru darat pesawat F-5 yang pada akhirnya kini menjadi sejarah.

HARUS BACA :  Pangkoarmada II Terima Kunjungan Danjen Akademi TNI

Secara harfiah, monumen pesawat tempur F-5 ini memiliki makna yang cukup mendalam, sehingga keberadaannya telah memberi arti bagi perjuangan penerbang TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Demikian sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., saat meresmikan Monumen Pesawat Tempur F-5,  di gedung Grha Widya Dirgantara, Mess Dwija Widya Loka II, serta Kantin Adem 86 pada Kamis 15-11-2018 di Seskoau Lembang, Bandung.

HARUS BACA :  Kecam Penarikan Pasukan Amerika dari Suriah, Macron: Sekutu Harus Bisa Diandalkan
HARUS BACA :  Sertijab Komandan Detasemen Markas Komando Koarmatim

“Dalam setiap peresmian penggunaan bangunan, saya selalu mengingatkan bahwa mendirikan bangunan ataupun merenovasinya merupakan hal yang mudah. Akan tetapi hal yang paling sulit dilakukan adalah memelihara dan merawat bangunan tersebut dengan baik dan apabila para pengelola dan pengguna tidak berkomitmen dan memiliki kepedulian yang tinggi pada bangunan, maka dapat dipastikan usia pakai akan pendek,” ungkap Kasau.

Menurut Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, , memelihara dan merawat bukan dalam arti fisik saja tetapi melakukan berbagai upaya untuk menjaga citra positif keberadaan monumen pesawat, gedung Grha Widya Dirgantara, Mess Dwija Widya Loka II, dan Kantin Adem 86.

HARUS BACA :  29 Perwira Remaja AAL LXII Bergabung di Armatim

Untuk itu, Kasau berpesan agar pihak pengelola senantiasa merawat dan memelihara dengan penuh tanggung jawab sehingga bangunan-bangunan tersebut dapat bermanfaat dan berguna sebagaimana mestinya.

Selama kunjungannya di Bandung, Kasau juga menyempatkan berkunjung ke Lafiau dan Sathar 14 untuk meninjau pemeliharaan D-check pesawat Boeing B-737 Skadron Udara 17. Turut hadir pada peresmian tersebut para Asisten Kasau serta pejabat Mabesau. (tni-au.mil.id)

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here