Indonesia – Belarus Kerja Sama Riset dan Teknologi

doc. Painting of Soviet Defenders – Defence of Brest Fortress Museum – Brest – Belarus. (Adam Jones via commons.wikimedia.org)

Zeynita Gibbons London – Indonesia dan Belarus sepakati menjalin kerja sama di bidang riset dan teknologi (Ristek), pendidikan tinggi serta menyepakati rencana aksi bidang ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi 2019-2020.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Mohamad Nasir ke Belarus selama dua hari tanggal 13 dan 14 November sebagai bagian dari peringatan 25 tahun hubungan RI-Belarus, dirilis Antara, Sabtu, 17-11-2018.

Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Sabtu mengatakan, selama di Ibukota Belarus, Minsk, Menristekdikti melakukan serangkaian pertemuan, antara lain membuka pertemuan kedua Kelompok Kerja Bersama RI-Belarus bidang Iptek dan Dikti.

HARUS BACA :  Kementerian Kelautan dan Perikanan Kembangkan Desa Inovasi Digital

Kemudian, pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian antara Kemenristekdikti RI dan Kementerian Pendidikan Belarus. Dalam pertemuan kedua Kelompok Kerja Bersama di State Committee on Science and Technology Belarus, Menristekdikti menyampaikan hubungan diplomatik RI dan Belarus memasuki tahun ke-25.

Kedua negara mempunyai minat yang sama dalam mempersiapkan generasi milenial untuk menguasai iptek dan inovasi guna menuju bangsa yang mampu menghadapi tantangan global. Kemenristekdikti dan State Committee on Science and Technology Belarus menyepakati rencana aksi bidang iptek dan inovasi 2019-2020.

HARUS BACA :  Morotai Miliki Tempat Wisata Mengagumkan

Menristekdikti dan Dubes Wahid menyaksikan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian di Bidang Pendidikan Tinggi antara Kemenristekdikti RI dan Kementerian Pendidikan Belarus oleh Sekjen Kemenristekdikti, Ainun Na’im dan Deputi Menteri Pendidikan Belarus, Sergey Rudy di Belarusian State University.

HARUS BACA :  Panglima TNI Kunjungi Mabes AB Uni Emirat Arab

Kerja sama Dikti meliputi berbagai hal, seperti pengembangan kontak antara perguruan tinggi, pertukaran informasi berbagai program dikti, perencangan program kurikulum, riset bidang Dikti, pelaksanaan dialog, seminar dan konferensi bersama, program mobilitas pengajar dan pelajar. Kerja sama juga mencakup bidang perekayasa (engineering), pertanian, dan teknologi informasi.

Menristekdikti didampingi Sekjen Kemenristekdikti, Ainun Na’im, Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus berkedudukan di Moskow, M Wahid Supriyadi, Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) LT Handoko, Rektor Institut Teknologi Bandung, Kadarsah Suryadi, dan Kepala Biro Kerja Sama dan Komunkasi Publik Kemenristekdikti, Nada Marsudi.

Dubes mendukung pengembangan kerja sama Iptek dan Dikti antara Indonesia dengan Belarus sebagai salah satu peluang kerja sama. Menurut Dubes Wahid, Belarus merupakan salah satu negara pecahan Uni Soviet memiliki tingkat kemajuan Iptek yang cukup tinggi.

HARUS BACA :  Lockheed Martin’s F-16C/D Fighting Falcon: Flying Until 2048

Di antara teknologi yang dikembangkan Belarus antara lain teknologi pertanian, energi, informasi, kesehatan, sosial dan humaniora, serta pertahanan. National Academy of Sciences of Belarus memiliki minat besar bekerja sama dengan lembaga Iptek Indonesia, termasuk LIPI yang terjalin sejak 2012, ujar Dubes Wahid.

Dalam rangka peringatan 25 tahun hubungan diplomatik RI-Belarus ini, KBRI Moskow akan mengelar berbagai kegiatan di Minsk, seperti forum bisnis, seminar tentang hubungan kedua negara dan Indonesian Festival and Expo pada tanggal 24 dan 25 November 2018.

HARUS BACA :  Pimpinan Teroris Marawi Terkepung di Area 500 Meter Persegi

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Agar Masyarakat Tual Kelak Teringat Satgas Yonif Raider 515 Kostrad

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here