Pentagon Ijinkan Jepang Beli 32 Unit AIM-120C

Prajurit Angkatan Udara AS melakukan penggantian motor AIM-120A dengan motor AIM-120B atau AIM-120C yang lebih mampu © US Air Force via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Pentagon melalui Departemen Luar Negeri telah bertekad untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Jepang sebanyak tiga puluh dua (32) unit AIM-120C-7 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dengan perkiraan biaya sekitar $ 63 juta, seperti dilansir dari laman DSCA.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) telah menyampaikan sertifikasi yang diperlukan untuk diberitahukan kepada Kongres AS tentang kemungkinan penjualan tersebut pada tanggal 16 November 2018.

HARUS BACA :  Rusia Membangun Tank Modern, Membuat Tank Tua Menyengat

Pemerintah Jepang telah meminta untuk membeli 32 unit rudal AIM-120C-7 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM), termasuk kontainer, dukungan senjata dan peralatan, suku cadang dan perbaikan, dukungan teknis dan logistik, serta elemen terkait lainnya. Total biaya program diperkirakan senilai $ 63 juta.

Jet tempur Mitsubishi F-2A Angkatan Udara Jepang © USAF via Wikimedia Commons

Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat. Jepang adalah salah satu kekuatan politik dan juga ekonomi utama di Asia Timur dan Pasifik Barat dan merupakan “mitra utama” Amerika Serikat dalam menjamin perdamaian dan stabilitas dikawasan. Penjualan sangat penting bagi kepentingan nasional Amerika untuk membantu Jepang dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan efektif.

HARUS BACA :  Aselsan Debuts 'Anti-Drone Jammer' System
HARUS BACA :  Rusia Membangun Tank Modern, Membuat Tank Tua Menyengat

Penjualan yang diusulkan tersebut akan memberikan Jepang kemampuan pertahanan udara yang kritis untuk membantu membela tanah air Jepang serta personel AS yang ditempatkan disana. Jepang tidak akan kesulitan menyerap rudal-rudal tambahan ini ke dalam angkatan bersenjatanya.

Usulan penjualan peralatan dan dukungan ini tidak mengubah keseimbangan militer dasar dikawasan. Kontraktor utamanya adalah Raytheon Missile Systems di Tucson, Arizona.

Jet siluman F-35 luncurkan rudal AIM-120 AMRAAM melalui weapon bay © US Navy via Wikimedia Commons

Tidak ada perjanjian offset yang diusulkan sehubungan dengan penjualan potensial ini. Setiap perjanjian offset nantinya akan ditentukan dalam negosiasi antara pembeli dan kontraktor utama.

HARUS BACA :  Kasum TNI Terima Kunjungan Menmud Pertahanan Inggris
HARUS BACA :  Kapal Selam Triomphant Prancis dan Vanguard Inggris Pernah Tabrakan, Kok Bisa?

AIM-120 adalah rudal udara-ke-udara jarak menengah canggih (AMRAAM) dengan kemampuan siang-malam disegala kondisi cuaca. AIM-120C mulai dikirimkan sejak tahun 1996. Dan sejak saat itu varian C terus mengalami peningkatan (upgrade).

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here