Sudan Berhasil Kawinkan Pesawat China, Rusia dan Amerika

MiG-29 Sudan

Sudah menjadi satu dari sedikit negara yang menerbangkan pesawat militer buatan Rusia, China dan Amerika Serikat. Mereka juga telah mampu membuat pesawat-pesawat dari tiga negara yang berbeda kutub itu untuk saling berbagi data.

“Insinyur Sudan telah mampu membuat adaptasi antara platform Timur dan Barat,” kata Kepala Staf Angkatan Udara Sudan Letnan Jenderal Pilot Salah Eldin Abdelkhaliq Saeed saat Simposium AirPower Manama November 2018 ini.

HARUS BACA :  Amerika Lakukan 409 Kali Serangan Drone ke Pakistan, 2.714 Orang Tewas

“Mereka bahkan telah memasuki radar Amerika, Rusia dan China dalam satu komando dan kontrol. Kami telah menyediakan semua platform kami dengan sistem pengawasan Sudan dan perangkat komunikasi Sudan yang menyatu,” katanya sebagaimana dilaporkan Defense News Selasa 20 November 2018.

Jet tempur Rusia yang beroperasi di Sudan termasuk Mig-29, Mig-23, Su-24 dan Su-25, serta pesawat transportasi AN-26, AN-30, AN-32, AN-12 dan Ilyushin Il-76.

HARUS BACA :  AS Jatuhkan Sanksi, Termasuk untuk Jenderal Myanmar

Sudan juga mengoperasikan pesawat China seperti A-5, PT-6, FTC-2000 dan K-8, selain C-130 Amerika, helikopter Puma Prancis dan helikopter Bo 105 Jerman.

HARUS BACA :  Rudal AGM-158B, Sebiji Harganya Rp12 Miliar, Lalu Apa Kehebatannya?

Saeed mencatat bahwa banyak pesawat militer Eropa dan Amerika tidak dapat dioperasikan oleh Angkatan Udara Sudan karena tidak ada suku cadang untuk platform, dan Sudan tidak memiliki kemampuan pemeliharaan untuk memperbaruinya.  Hal ini terutama disebabkan oleh sanksi Amerika terhadap Sudan yang mencegah negara Afrika bekerja sama dengan beberapa perusahaan Amerika dan Eropa.

HARUS BACA :  Uji Amfibi Pandur II 8×8 di Perairan Cilegon (Video)

Amerika mencabut beberapa sanksi di Sudan pada bulan Oktober 2017, tetapi Wasahington tetap memasukkan Sudan sebagai negara sponsor negara terorisme. Hal ini tetap menjadi alasan pembatasan pada bantuan Amerika dan larangan ekspor pertahanan.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Batam Disiapkan Jadi "Silicon Valley" Indonesia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here