Juru Bicara Angkatan Laut Filipina: Kami Mampu Tangani Sistem Rudal Modern

Mock skala penuh dari rudal Spike ER yang dibuat oleh perusahaan Israel, Rafael Systems. Foto diambil pada Pameran Perdagangan Pertahanan dan Keamanan Asia (ADAS) 2016 di World Trade Center di Pasay, Metro Manila. (Rhk111 via commons.wikimedia; https://commons.wikimedia.org/w/index.php?search=Spike-ER+missile+&title=Special%3ASearch&go=Go#/media/File:Spike_ER_Missile_FSMU_(ADAS_2016).jpg)

Demonstrasi kemampuan Angkatan Laut Filipina (PN) untuk sistem rudal permukaan-ke-permukaan Rafael Advanced Defense Ltd. milik Spike-ER yang baru dipasang dari Lamao Point, Limay, Bataan, Rabu akan menunjukkan bahwa ia telah mampu menangani dan menggunakan senjata modern.

HARUS BACA :  AS Berencana Kurangi Serangan Pesawat Tanpa Awak

Juru bicara Angkatan Laut Filipina, Komandan Jonathan Zata, menjelaskan bahwa selain menembakkan dua putaran Spike-ER, helikopter serang AugustaWestland AW-109 milik mereka juga akan menembakkan roketnya bersama dengan sistem senapan mesin otomatis yang juga mempersenjatai tiga pesawat tempur multi-tujuan yang dilengkapi rudal Angkatan Bersenjata. (MPAC).

“Kami akan menunjukkan kemampuan terbaru Angkatan Laut Filipina, karena selain roket Spike-ER, kami juga dipersenjatai dengan AW-109 beserta sistem senapan mesin otomatis yang dipasang pada kami, jadi ini adalah cara bagi kami untuk menunjukkan bahwa kami memiliki kemampuan ini,” kata Zata seperti dikutip pna.gov.

HARUS BACA :  Omega 6000 Ton, Inikah Fregat Masa Depan Indonesia?
HARUS BACA :  Marinir Amerika akan Diadu Melawan Marinir Inggris

Lebih lanjut, Zata mengatakan bahwa mereka sekarang sedang menyelesaikan doktrin, taktik, teknik dan prosedur dalam menggunakan platform senjata dengan benar.

Uji coba pertama dari rudal Spike-ER berlangsung pada 9 Agustus lalu di lokasi yang sama. Senjata itu ditembakkan dari salah satu dari tiga MPAC bersenjata MP Spike-ER.

MPAC dibangun oleh Propmech Corporation berbasis Subic dan diaktifkan pada 22 Mei 2017.

HARUS BACA :  Rencana Pengadaan Peluru Kendali Jarak Menengah Untuk TNI AD

Sumber: pna.gov

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Rencana Pengadaan Peluru Kendali Jarak Menengah Untuk TNI AD

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Uji Coba Starstreak TNI AD (Photo & Video)