Prancis Mau Lestarikan Doktrin Nuklir, Tetapi Rusia Ingin Merevisi

Peluncur rudal balistik antar benua (ICBM) Topol Rusia di VDNKh © Ramil Sitdikov via Sputnik

Militer.or.id – Prancis mau mempertahankan dialog reguler dengan para mitranya mengenai doktrin nuklir mereka, mendesak mereka untuk melestarikan stabilitas dan keamanan dunia, menurut perwakilan Kementerian Luar Negeri Prancis pada hari Kamis, mengomentari adanya saran untuk merivisi doktrin nuklir Rusia, seperti dilansir dari laman Sputnik.

“Prancis ingin mempertahankan dialog reguler dengan negara-negara lain mengenai doktrin nuklir internasional dan mendesak mitranya untuk tetap melestarikan stabilitas strategis dan keamanan bagi semua ditengah situasi ketegangan keamanan internasional yang meningkat dan proliferasi senjata pemusnah massal”, kata perwakilan kementerian itu.

Pada hari Rabu, 21 Nopember 2018, Majelis Tinggi Rusia merekomendasikan ke Dewan Keamanan negara untuk menyiapkan revisi “Dasar-dasar Kebijakan Pencegahan Nuklir Federasi Rusia”, yang menguraikan syarat-syarat untuk penggunaan senjata nuklir oleh negara itu.

HARUS BACA :  4 Pesawat F-16 Hibah Amerika Serikat, Tiba di Indonesia

Majelis Tinggi Federasi Rusia memasukkan rekomendasinya dalam paket dokumen yang diadopsi sesuai keputusan Majelis Meja Bundar dari Komite Pertahanan dan Keamanan pada hari Rabu. Majelis Meja Bundar dikhususkan pada kerangka peraturan dan hukum pengembangan Angkatan Bersenjata Rusia.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here