Kembali Berjaya, Kontingen TNI AD Pecahkan Rekor AARM

Facebook ASEAN Armies Rifle Meet 2018

TNI Angkatan Darat memastikan diri menjadi juara umum lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 yang berlangsung di Terendak Camp, Melaka, Malaysia.

Gelar juara umum dipastikan melalui tambahan satu medali perak dari cabang lomba senapan otomatis (SO) Match 3, pada Sabtu 24 November 2018. Sebagaimana diperkirakan sebelumnya, memasuki hari-hari akhir pertandingan semakin kompetitif khususnya pada cabang lomba SO, pistol putra, dan senapan.

HARUS BACA :  Seminar Litbang Pemanfaatan Rencana Pembangunan Infrastruktur Jalur Rel Kereta Api RI-PNG dan RI Timor Leste

“Ini terlihat dari hasil akhir, meski kami menguasai secara umum namun Thailand, Vietnam, Filipina berhasil mendulang emas dalam pertandingan SO, pistol putra, dan senapan”, ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Chandra Wijaya, dalam keterangan persnya, Minggu 25 November 2018.

Dengan tambahan medali perak di hari ketujuh tersebut, maka Indonesia menutup kejuaraan tembak se-Asia Tenggara ini dengan perolehan sembilan trofi, 32 emas, 14 perak, dan 10 perunggu. Menurut Chandra, hasil tersebut telah memecahkan rekor sebelumnya dan merupakan capaian yang luar biasa. “Selain memecahkan rekor tahun sebelumnya, juga belum tentu dapat diraih pada tahun mendatang,” kata dia.

HARUS BACA :  Harga F3 Jepang Tembus $177 Juta Per Unit
HARUS BACA :  6 Super Hornet Jatuh dalam Dua Tahun

Indonesia pertama kali mengikuti AARM pada tahun 1991. Hingga 2017, Indonesia telah 12 kali menjadi juara umum dengan pencapaian medali terbanyak, yaitu 31 medali emas pada 2017 di Singapura.

Para atlet tembak Indonesia yang berlaga di AARM ke-28 tahun 2018 ini telah mengikuti seleksi secara ketat selama tujuh bulan, yakni dimulai pada awal Februari sampai dengan September 2018.

HARUS BACA :  Stres Karena Perang? Penembak Brutal Bar California adalah Eks Marinir

“Ini penting, dengan berbekal senjata dan amunisi dari PT Pindad, kontingen TNI AD berhasil membuktikan kepada dunia, kami tidak hanya mandiri namun juga kompetitif dan berprestasi,” jelas Chandra.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

HARUS BACA :  USAF Bergerak untuk Membentengi Titik-Titik Lemah F-35 dari Peretasan

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  AS Akan Bantu Jepang Tingkatkan Kemampuan Rudal, Pernika F-15

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here