Rudal Anti-Kapal KCT-15 Vietnam Akan Delengkapi GLONASS

KCT-15, rudal anti-kapal yang produksi Vietnam berdasarkan rudal Kh-35E Rusia © Kien Thuc

Militer.or.id – Untuk meningkatkan akurasi dari rudal jelajah, KCT-15 Vietnam yang akan datang akan menggunakn sistem pemandu satelit GLONASS Rusia, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Menurut pimpinan Roskosmos, Yuri Urlichich, bahwa mulai tahun 2023, orbit sistem satelit GLONASS akan menyediakan layanan navigasi dengan presisi tinggi karena ada enam satelit baru ditempatkan pada orbit elips yang tinggi.

“Lintasan grup kompleks luar angkasa GLONASS terdiri dari 6 satelit ruang angkasa, dibagi berpasangan dan terletak pada tiga bidang orbit, yang akan membentuk dua jalur di permukaan bumi. Layanan navigasi presisi mutlak ini akan mulai diberikan mulai 2023”, kata Urlichich.

Saat ini, ada 4 sistem penentuan posisi global melalui satelit yang populer seperti GPS milik AS, Galileo milik Eropa, GLONASS milik Rusia, dan Big Dipper milik China. Dan dalam hal ini mereka menyediakan kanal sipil yang luas dan kanal militer hanya untuk digunakan oleh sekutu dekat saja.

HARUS BACA :  Pasar Kapal Domestik Tengah Menurun, Lundin Industry Genjot Ekspor
HARUS BACA :  Militer AS: Hanud Rusia dan China Sulit Bisa Tembak F-35

Dalam bidang militer, penentuan posisi satelit memainkan peranan yang sangat penting. Kanal ini adalah acuan utama dari rudal jelajah darat dan merupakan alat penting bagi rudal anti-kapal jarak jauh untuk lebih akurat menjangkau target dalam mode inersia.

KCT-15 varian ekspor dari Kh-35 (Uran-E), rudal anti-kapal produksi Vietnam © Soha.vn

Saat ini militer Vietnam telah dilengkapi dengan rudal jelajah anti-kapal 3M-14TE Club-N (varian ekspor dari rudal Kalibr) dan mempersiapkan produksi rudal anti-kapal KCT-15 (varian ekspor dari rudal Kh-35) dengan jangkauan hingga 260 km.

HARUS BACA :  Su-27 Rusia dan F-15E Amerika Pernah Nyaris Bentrok di Suriah

Belum lama ini, Wakil Presiden Rusia, Yevgeny Bushmin, mengatakan bahwa Moskow sangat mendukung untuk menyimpulkan perjanjian antar pemerintah dengan Vietnam mengenai pengembangan dan penggunaan sistem navigasi satelit GLONASS.

Ini membuka jalan bagi Vietnam untuk memiliki akses secara luas ke jaringan layanan navigasi satelit GLONASS Rusia, termasuk aplikasi dalam bidang militer, selain aplikasi sipil tradisional.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Jerman Akan Larang Ekspor Senjata ke UEA, Saudi dan Turki

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here