Big Win, Apa Fungsi Tank Aneh Amerika Ini?

Beberapa waktu lalu kita membahas soal kendaraan Rusia yang membawa mesin jet untuk membersihkan peralatan militer dari kontaminasi senjata kimia. Amerika, juga memiliki senjata sejenis tetapi dengan fungsi berbeda.

Tank ini muncul saat Perang Irak pertama.  Saat itu  Saddam Husein melakukan strategi bumi hangus dengan membakar kilang-kilang minyaknya. Akibatnya kebakaran besar terjadi di mana, mana. Lalu bagaimana Amerika Serikat kemudian memadamkan kebakaran tersebut?

kebakaran

Tank jet hybrid adalah jawabannya. Sebuah alat yang digunakan untuk memadamkan kebakaran minyak setelah pasukan Saddam mundur.

HARUS BACA :  Selalu Netral, Tapi Iran Tiga Kali Diinvasi dengan Brutal

Alat yang bernama “Big Wind” memiliki seberat 92.600 pound yang teridiri dari chassis tank dan dua mesin turbojet yang cukup kuat untuk meniup api yang begitu besar layaknya menium lilin ulang tahun.

Meskipun terlihat konyol dan hampir tidak berguna dalam pertarungan, perangkat keras militer yang dimodifikasi ini berjuang untuk memadamkan salah satu kebakaran terbesar yang terjadi ketika tentara Saddam Hussein menarik diri dari Perang Teluk Persia 1991.

HARUS BACA :  Selalu Netral, Tapi Iran Tiga Kali Diinvasi dengan Brutal

Jelas bukan perkara mudah untuk memadamkan sumur minyak yang terbakar. Tekanan gas dari dalam bumi terus menyembur menyebabkan api tidak bisa padam dan menutup sumur minyak. Akibatnya lubang sumur tidak bisa ditutup untuk mematikan api.

HARUS BACA :  AS565 MBe Panther TNI AL Jalani Uji Terbang

“Big Wind” ini bekerja dengan mengganggu aliran minyak ke udara. Seorang awak menggerakhkan tangki ke posisi di 3 mph. Semakin besar api, tank harus lebih dekat. Kebakaran terbesar menyebahkan suhu pada 2.000 derajat Fahrenheit dan membutuhkan tank untuk mendekat hingga jarak 30 kaki.

Sesampai di posisi yang tepat, kru mulai memompa air ke dalam knalpot mesin jet dan mesin jet dinyalakan. Hasilnya adalah uap tebal, yang bergerak cepat memotong antara semburan minyak dan api, merampok oksigen dan memisahkan dari bahan bakar. The “Big Wind ” tetap dalam posisi selama 20 menit untuk terus menyemprotkan uap air sampai situasi benar-benar dingin. Kemudian, pekerja minyak memulai pekerjaan berbahaya untuk menutup sumur.

HARUS BACA :  Kebakaran Melanda Kapal Perusak ASW Rusia di Vladivostok
HARUS BACA :  Jual ke Turki, Apa Rusia Tak Khawatir Amerika Bisa Pecahkan Rahasia S-400?

Lebih jelasnya bisa dilihat di video ini:

 

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here