Gripen-E Kedua Lepas Landas

Gripen-E kedua terbang perdana/SAAB

Saab telah menyelesaikan penerbangan perdana dari pesawat uji coba tempur Gripen-E kedua, yang ditunjuk sebagai 39-9.

Penerbangan uji coba Senin 26 November 2018 berlangsung selama 33 menit dilakukan oleh pilot uji coba Saab, Robin Nordlander dari lapangan terbang perusahaan di Linköping di Swedia.

“Menerbangkan Gripen E berarti tidak memerlukan keringat, bahkan pada penerbangan pertama seperti ini. Penerbangannya sangat mulus dan 39-9 benar-benar menyenangkan bagi pilot. Saya menantikan untuk membawanya kembali di udara dan segera menempatkan sistem baru untuk diuji,” kata Nordlander sebagaimana dikutip laman resmi SAAB Senin 26 November 2018.

HARUS BACA :  Kapal Selam Amerika Kehilangan Waktu Operasi Hingga 5 Tahun

Selama uji coba, pilot uji melakukan sejumlah operasi untuk membuktikan dan menunjukkan karakteristik penerbangan dan berbagai kriteria pengujian seperti perangkat lunak, sistem pendukung kehidupan dan sistem radio.

HARUS BACA :  Lima Inovasi Yang Muncul dari Perang Dunia I

“Sangat memuaskan melihat pesawat Gripen E kedua bergabung dengan program uji terbang seperti yang direncanakan,” kata Saab Aeronautics Business Area Jonas Hjelm.

“Pada fase berikutnya dari program uji Gripen E 39-9, perusahaan akan menguji dan memvalidasi sistem taktis dan sensor yang terintegrasi ke pesawat tempur.”

HARUS BACA :  Upgrade Bandara Notohadinegoro Jember 2018

“Pesawat baru ini memungkinkan kami memperluas kegiatan uji coba saat kami menguji lebih banyak fungsi dengan sistem on-board . Dengan dua pesawat terbang sekarang, kami meningkatkan kecepatan pengujian secara keseluruhan.”

Sebagai varian yang ditingkatkan dari pesawat tempur Saab Gripen C / D, Gripen E  dirancang untuk menggantikan armada F-5E / F Tiger buatan North Air. Pesawat ini memiliki panjang keseluruhan 15.2m, lebar sayap 8.6m, dan berat lepas landas maksimum 16.500kg.

HARUS BACA :  RAAF Heron will be Retired

Awal bulan ini, pesawat uji Gripen E Saab  pertama, yang ditetapkan 39-8, menyelesaikan uji terbang dengan membawa dua rudal dipandu radar aktif Meteor MBDA

HARUS BACA :  Rusia Juga Geser Pantsir-S ke Crimea

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here