Membedah Kemampuan Jet Tempur Koswar Iran

Kementerian Pertahanan Iran

Iran baru-baru ini mengumumkan telah meluncurkan produksi jet tempur dalam negeri yang diberi nama Koswar. Bahkan negara ini telah mulai menawarkan pesawat tersebut ke negara lain.

Terlepas dari banyak tuduhan bahwa jet tempur ini sesungguhnya adalah F-5 Tiger, faktanya Koswar tetaplah ada. Di tengah embargo yang sangat ketat selama puluhan tahun Iran terbukti mampu mengembangkan pesawat sendiri.

Bagaimana sebenarnya kemampuan dan spesifikasi pesawat ini? Kowsar adalah pesawat tempur generasi keempat yang dirancang dan diproduksi oleh Organisasi Industri Penerbangan Iran (IAIO) milik negara. Ini adalah jet tempur pribumi pertama yang dikembangkan di Iran.

Pengembangan pesawat tempur Kowsar memiliki arti besar karena dilakukan di tengah embargo senjata yang dikenakan oleh Amerika.

Dirancang untuk meningkatkan dan memperkuat kemampuan pertahanan udara Iran, pesawat akan dikerahkan oleh Angkatan Darat dan Angkatan Udara negara tersebut. Pesawat juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pelatihan pilot pesawat tempur.

HARUS BACA :  Benarkah Su-57 Memang Lebih Baik dari F-22? Mari Lihat Faktanya

Versi yang dikembangkan sepenuhnya dari pesawat itu secara resmi diresmikan oleh Iran Aircraft Manufacturing Industries Company, afiliasi dari IACO, pada bulan Agustus 2018. Jet tempur menunjukkan kemampuannya selama penerbangan perdananya di bulan yang sama.

Jalur produksi Kowsar telah dibentuk di Iran Aircraft Manufacturing Industries Company. Produksi skala penuh pesawat dimulai pada November 2018.

Jet tempur itu diperkirakan akan menggantikan pesawat tempur kuno Iran, yang diimpor dari Amerika dan Rusia. Pesawat juga akan mengurangi ketergantungan Iran pada negara-negara asing untuk impor pertahanan.

HARUS BACA :  Publikasi Akan Jadi Bukti Sejarah Perjalanan Indonesia
Kementerian Pertahanan Iran

Desain dan Pengembangan

Pengembangan Kowsar dimulai pada tahun 2009 dan prototipe pertama dipamerkan di pameran udara internasional MAKS 2017 di bandara internasional Zhukovsky, Moskow, Rusia, pada bulan Juli 2017. Pesawat dirancang untuk melakukan dukungan udara dekat atau close air support (CAS) dan operasi serangan ringan.

Konfigurasi desain jet tempur Kowsar didasarkan pada pesawat F-5 Tiger. Desain badan pesawat yang dioptimalkan menawarkan kinerja yang unggul dengan mengurangi hambatan angin yang keras.

HARUS BACA :  Rembuk Nasional Kemaritiman dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan 2017

Sayapnya dipasang rendah di bagian badan pesawat yang diperluas, sementara bagian belakang pesawat terintegrasi dengan konfigurasi ekor Y terbalik. Fitur penstabil vertikal di tengah dan dua stabilisator horizontal dipasang di sisi.

Bagian depan memiliki hidung berujung runcing, sedangkan kanopi besar menawarkan pandangan yang jelas bagi pilot. Pesawat ini dapat membawa dua pilot dalam konfigurasi tempat duduk tandem.

Kowsar dilengkapi dengan roda pendaratan tipe roda tiga yang terdiri dari unit roda tunggal di bawah bagian hidung dan dua unit roda di bawah bagian badan pesawat.

Pesawat ini memiliki panjang 40,68 kaki (12,4 m), tinggi 11,48 kaki (3,5 m), dan lebar sayap 35,99 kaki (10,97 m).

Dengan berat kosong 5.346 lb (2.425kg), jet tempur dapat terbang pada ketinggian maksimum 49.213 kaki (15.000 m). Pesawat memiliki berat take-off maksimum (MTOW) 13,618 lb (6,177kg).

HARUS BACA :  AS Peringatkan Suriah Jangan Serang Pemberontak di Selatan
Kementerian Pertahanan Iran

Avionik dan Persenjataan

Kowsar memiliki kokpit state-of-the-art canggih yang dilengkapi dengan flight deck dan avionics suite tingkat lanjut. Pesawat juga mengintegrasikan teknologi radar generasi berikutnya dan kontrol penerbangan yang digerakkan secara hidrolik.

Air Force Technology menulis, pesawat serang ringan dilengkapi dengan beberapa cantelan senjata di bawah bagian badan dan sayap pesawat. Hard-point dapat dipersenjatai dengan berbagai sistem senjata untuk meningkatkan daya tembak pesawat.

HARUS BACA :  Serah Terima Jabatan Danmenkav 1 Marinir
Kementerian Pertahanan Iran

Mesin dan Kinerja Tempur

Jet tempur Kowsar dilengkapi dengan dua mesin turbofan J90, yang memiliki daya dorong maksimum masing-masing 5.000lb (2268kg).

Mesin ini memungkinkan pesawat mencapai kecepatan maksimum 1.500 km / jam. Pesawat dapat terbang hingga jarak maksimum 2.200 km tanpa pasokan udara. Tingkat memanjat 7,620m / min memastikan jet tempur Kowsar mencapai ketinggian tinggi dalam waktu singkat.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Ini Alasan Sukhoi Kenapa Su-57 Lebih Unggul Dibanding F-22 dan F-35

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here