Militer Rusia Kerahkan Radar Penangkap Siluman Nebo-UM

Militer Rusia Kerahkan Radar Penangkap Siluman Nebo-UM

Kompleks radar mobile penangkap siluman, 55Zh6M Nebo-M © Vitaly V. Kuzmin via Wikimedia Commons

JakartGreater.com – Angkatan Bersenjata Rusia telah mengamati sejumlah peningkatan nyata dalam kegiatan pengintaian NATO di perbatasann dalam beberapa bulan terakhir, pekan lalu berulang kali jet tempur Rusia dikerahkan untuk mencegah pesawat mata-mata asing memasuki wilayah udaranya, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Sistem radar Nebo-UM baru telah beroperasi di wilayah selatan Rusia pada hari Sabtu, 24 Nopember 2018, menopang kontrol wilayah udara, lapor layanan media dari Distrik Militer Barat.

Stasiun radar baru, dikerahkan di wilayah Voronezh, akan memantau wilayah udara di ketinggian menengah dan tinggi, dan telah meningkatkan kemampuan tempur Distrik Militer Barat dalam mengendalikan wilayah udara dibagian selatan Rusia tengah”, tulis pernyataan pers.

Nebo-UM adalah varian modern dari radar 3D VHF/multiband seri Nebo-U, NATO pun menyebutnya sebagai Tall Rack. Sistem radar mobile semua-cuaca ini dirancang untuk mencari dan menemukan pesawat, rudal jelajah, rudal balistik dan rudal hipersonik pada jarak hingga 600 km, menentukan asal mereka dan mengirimkan data ke komando dan atau sistem pertahanan udara lokal. Radar ini bekerja dalam mode mandiri dan sebagai komponen dari jaringan pertahanan udara yang lebih luas.

Awal bulan ini, Departemen Luar Negeri AS menuduh Rusia “berperilaku agresif” setelah sebuah pesawat Rusia mencegat pesawat mata-mata AL-3 AS di dekat perbatasan Rusia di Laut Hitam.

Pekan lalu, militer Rusia melaporkan bahwa setidaknya 16 pesawat asing telah terdeteksi di sepanjang perbatasan selama seminggu sebelumnya, dan telah mengerahkan jet-jet tempur bergegas untuk mencegat para penyusup.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

author
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *