Ukraina Minta Turki Tutup Selat Bosphorus dari Kapal Perang Rusia

Kapal Rusia melintas di Selat Bosphorus / Youtube

Igor Voronchenko, komandan pasukan Angkatan Laut Ukraina, mengatakan bahwa pihak berwenang negaranya akan meminta Turki untuk menutup jalur Selat Bosphorus dari kapal perang Rusia.

“Sebagai komandan pasukan angkatan laut, saya meminta dan mengungkapkan keyakinan saya bahwa masyarakat internasional masih akan membuat keputusan dan mengakui bahwa ada tindakan agresi terhadap negara Ukraina. Kami akan mencoba untuk meminta penutupan Selat Bosphorus di Republik Turki,” katanya dalam saat berbicara pada Konferensi Keamanan Maritim Internasional kedua di Kiev Kamis 29 November 2018.

HARUS BACA :  Takut Sanksi Amerika, Filipina Pilih Beli 16 Black Hawk

Menurut Voronchenko, penutupan itu akan sejalan dengan pasal 19 Konvensi Montreux tahun 1936 mengenai Rezim Selat, yang memberikan Turki kontrol Selat Bosphorus dan Dardanelles serta mengatur berlalunya kapal perang angkatan laut.

Ketegangan antara Ukraina dan Rusia mencapai titik tertinggi setelah Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menembaki dan menangkap tiga kapal perang Ukraina yang dituduh melintasi perbatasan maritim Rusia ketika mereka mencoba untuk berlayar melalui Selat Kerch, pintu masuk ke Laut Azov.

HARUS BACA :  Lupakan Kelas Kilo, Indonesia Kembali Beli 3 Kapal Selam Korea Selatan
HARUS BACA :  Rusia Optimis Indonesia Beli Sprut-SDM1

Moskow menggambarkannya sebagai provokasi tegas yang melanggar hukum internasional, sementara Ukraina mengklaim bahwa itu adalah ‘tindakan agresi’ dan memperkenalkan undang-undang darurat militer yang akan  berlaku hingga 25 Januari.

Sebelumnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dia telah membahas kemungkinan menengahi krisis antara Rusia dan Ukraina menyusul ketegangan tersebut.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here