Apakah 24 Unit Su-35 China Sudah Lengkap ?

ilustrasi: SU-35 Rusia. (Dmitry Terekhov via commons.wikimedia)

China membeli 24 pesawat tempur Su-35 Rusia pada tahun 2015 dan pengirimannya dilakukan dalam tiga batch. Pada akhir tahun 2016 dan 2017, dua batch pertama yang terdiri dari 14 unit Su-35 telah dikirimkan kepada China.

Batch terakhir 10 unit awalnya direncanakan akan diselesaikan pada akhir tahun ini, namun media Rusia melaporkan bahwa Cina dan Rusia telah menyelesaikan pengiriman batch terakhir Su-35, dirilis situs Tiawan, ltn.com.tw, 27/11/2018.

HARUS BACA :  AS: Laut China Selatan Bukan Milik Negara Manapun

Kabar bahwa batch terakhir Su-35 telah diserahkan sebenarnya berbeda dengan pernyataan pejabat Rusia sebelumnya yang mengatakan bahwa enam Su-35 terakhir yang siap dikirim ke China belum dikirim, dan mungkin akan ditunda hingga awal 2019.

Tass melaporkan total nilai kontrak pembelian 24 pesawat tempur Su-35 Tiongkok dari Rusia adalah sekitar 2,5 miliar dolar AS. Yang berarti harga setiap Su-35 terhitung lebih mahal daripada harga F-35 AS. Selain lebih mahal, kokpit Su-35 China masih menggunakan bahasa Rusia, yang mengharuskan pilot untuk mempelajari dahulu bahasa Rusia.

HARUS BACA :  Komandan Korps Marinir Buka Lomba Binsat 2018 – Militer.or.id
HARUS BACA :  Turki Mulai Produksi Massal Tank Altay Tahun 2019

Meski sudah mampu memproduksi pesawat tempur canggih, China ternyata masih membutuhkan pesawat tempur terbaik buatan Rusia. Hal ini kemungkinan karena China masih membutuhkan mesin-mesin Su-35 untuk dicangkokkan ke pesawat tempur generasi kelima J-20. Sebelumnya dikabarkan selain membeli pesawat tempur, China juga membeli unit mesin cadangannya.

Bukan hanya akan dicangkokkan, menurut pengamat militer kemungkinan China juga akan menjiplak dan menduplikat mesin Saturn AL-117S untuk melengkapi armada pesawat tempurnya.

HARUS BACA :  Rahasia Kecelakaan Kapal Selam K-431 Dibawa Soviet Hingga Mati

China juga membutuhkan pesawat tempur Su-35 yang siap tempur dan memiliki daya jelajah jauh untuk mengamankan perbatasannya yang luas. Disamping itu China juga membutuhkan ketangguhan dan kecanggihan Su-35 untuk menghadapi dan mengimbangi pesawat tempur termutakhir milik India, AS dan sekutunya.

sumber: LTN

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

HARUS BACA :  IAEA Tolak Permintaan AS Untuk Periksa Instalasi Militer Iran

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Vietnam will Buy SeaRAM for Molniya Corvettes ?

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here