Rusia Membangun 2 Lagi Kapal Selam Bertenaga Nuklir

Kapal selam Vladimir Monomakh  Borei class (Project 955) Rusia. (DoD Russian Federation – Mil.ru)

Moskow, Militer.or.id – Rusia akan membangun dua lagi kapal selam strategis bertenaga nuklir Borei-A projct 955A yang diproduksi di Sevmash Shipyard dan jumlah totalnya akan meningkat menjadi sepuluh, ujar sumber dalam industri pertahanan mengatakan kepada TASS pada hari Jumat, 30/11/2018.

“Program persenjataan negara untuk 2018-2027 termasuk pembangunan dua kapal selam Project 955A Borei yang belum diberi nama. Pembangunan akan dimulai di Sevmash pada 2024,” kata sumber itu, menambahkan bahwa “kapal selam pertama harus dikirim ke Armada pada 2026 dan yang kedua pada 2027. ”

HARUS BACA :  Iran Sukses Overhaul Armada Mirage F1

Angkatan Laut Rusia saat ini mengoperasikan tiga kapal selam Project 955 Borei. Kapal selam Project 955A Borei-A yang terbaru sedang menjalani uji coba laut dan empat kapal selam Project 955A sedang dalam pembangunan, kata sumber itu.

“Dengan peletakan dua kapal selam penjelajah bawah air ini, jumlah kapal selam strategis Project 955 dan Project 955A di Angkatan Laut Rusia akan meningkat menjadi sepuluh. Lima diantaranya akan beroperasi di Northern Fleet dan lima lainnya di Armada Pasifik, “kata sumber itu.

HARUS BACA :  Tecmash Akan Hadirkan Proyek Peluncur Roket Canggih – Militer.or.id

Borei-class submarine Displacement:
14,720 t (14,488 long tons) surfaced
24,000 t (23,621 long tons) submerged
Length: 170 m (557 ft 9 in)
Beam: 13.5 m (44 ft 3 in)
Draught: 10 m (32 ft 10 in)

Propulsion:
1 × OK-650B nuclear reactor
1 × AEU steam turbine
1 shaft

Speed: 25 knots (46 km/h; 29 mph)
Complement: 130 officers and men

Armament:
16 × Bulava SLBMs
6 × SS-N-15 cruise missiles (21 in (533 mm) torpedo tubes)

HARUS BACA :  TNI AD Incar SIDAM 25 Arhanud GS

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here