FSO – Unit Sniper Pelindung Presiden Putin

FSO – Unit Sniper Pelindung Presiden Putin


Foto : zen.yandex.ru

Menjadi pemimpin besar dunia dengan berbagai pertikaian dan peperangan di beberapa negara seperti di Ukraina dan Suriah, di perbatasan dengan Georgia, dan pemberontakan yang panas di Kaukus Utara, Rusia benar-benar sangat dekat dengan konflik. Dan siapa yang membuat Presiden Putin aman dari incaran musuh-musuhnya? Agen Federal Protective Service (FSO) adalah jawabannya.

Untuk mengamankan sang Presiden dari ancaman tembakan jarak jauh, maka para sniper FSO yang harus bertanggung jawab dengan menggunakan senjata canggih buatan dalam negeri : ORSIS T-5000. Tim ini mengiringi perjalanan Presiden Putin selama melakukan perjalanan keluar negeri maupun di dalam negeri.

FSO dahulunya adalah bagian dari KGB, yang dikenal kemudian sebagai Direktorat ke-9. Sebagai pasukan pengaman Presiden, FSO harus mengantisipasi berbagai ancaman termasuk kemungkinan penembak jitu yang menargetkan sang Presiden. Seperti Secret Service, FSO menyiapkan tim penembak jitu untuk memberikan pengawasan dan perlindungan dari serangan semacam itu. Seperti diketahui, Rusia memiliki pengalaman yang lebih baik dibandingkan negara lain dalam mengintegrasikan penembak jitu ke dalam kekuatan militernya meskipun tanpa persenjataan yang terbaik.

Konon ada beberapa rencana pembunuhan terhadap Presiden Putin yang gagal, seperti seorang pria Irak yang ditangkap karena merencanakan pembunuhan kepada Putin selama kunjungan kenegaraan ke Azerbaijan pada tahun 2002. Sebuah bom juga “ditemukan tersembunyi” di bawah sebuah Jalan raya di tolin Rusia saat Putin akan melakukan perjalanan pada tahun 2002. Polisi Inggris dilaporkan menggagalkan konspirasi pembunuhan Putin selama perjalanan luar negerinya pada tahun 2003. Seorang pemberontak Chechen juga ditembak mati setelah rencana peledakan bom yang gagal untuk membunuh Presiden Vladimir Putin tahun 2012.

Unit sniper elite FSO terinspirasi dari dua penembak jitu legendaries era Perang Dunia II yang mencatatkan ratusan “Kill” musuh. Para penembak jitu FSO juga memiliki satu pekerjaan yang sangat penting yaitu mencari penembak jitu lain dan “mengeksekusinya” sebelum mereka mendapat kesempatan untuk menarik pelatuk kepada Presiden Putin.

The Sun / Forbes

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

author
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *