AL dan AU Inggris Beda Persepsi Tentang Jet Tempur F-35

F-35B Lightning II launches from the amphibious assault ship USS Essex on Sept. 22, 2018. AFP
F-35B Lightning II launches from the amphibious assault ship USS Essex on Sept. 22, 2018. AFP

Inggris tengah dalam proses memperoleh 48 unit jet tempur F-35B untuk Angkatan Laut (AL) mereka. Namun, muncul permasalahan di mana Angkatan Udara (AU) mereka ingin mengembangkan armadanya sendiri.

Dilansir dari laman Sindonews (1/ 12), Inggris baru saja memperkenalkan kapal induk fungsional HMS Queen Elizabeth pada bulan Desember 2017 dan HMS Prince of Wales pada 2020. Mereka pun berencana memperkuat keberadaan kapal induk itu dengan 48 jet tempur F-35 Lightning II yang dapat beroperasi dari kapal laut.

Akan tetap, Angkatan Udara Inggris mendorong London untuk membeli jet supersonik F-35A Lockheed Martin, yang tidak mampu lepas landas dari kapal induk.

Hal itu diungkapkan oleh dua sumber yang dekat dengan AL Inggris.

Sumber-sumber itu mengatakan bahwa setiap pemotongan dari pesanan untuk pesawat F-35B, yang akan dapat lepas landas dan mendarat di HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales, akan menjadi kesalahan besar, karena mendistribusikan pesawat-pesawat itu ke kapal induk senilai 3 miliar poundsterling akan membuat kapal induk itu harus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang agar bisa mengangkutnya.

HARUS BACA :  Russia Ready to Modernize Malaysian Combat Aircraft MiG-29N to MiG-29SM Level

“Ini akan benar-benar melemahkan seluruh program operator,” kata salah satu sumber kepada Sky News yang dikutip Sputnik, Sabtu (1/12/2018).

“Tidak ada alasan operasional apa pun bagi Angkatan Udara untuk memiliki varian (dari F-35). Jika tidak bisa terbang dari kapal induk, seharusnya tidak dibeli,” imbuh sumber tadi.

Sumber tersebut menguraikan bahwa para pejabat AL Inggris marah atas keinginan AU untuk menempatkan agenda kepentingan diri sendiri di atas apa yang terbaik bagi bangsa. AL Inggris menyebutnya sebagai aib yang seharusnya tidak diperbolehkan terjadi.

HARUS BACA :  Jet T-38C Talon USAF Jatuh di Texas
F-35A (avim.org.tr)
F-35A (avim.org.tr)

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan kepada Sky News bahwa kebijakannya untuk memboyong 48 jet tempur F-35 tetap tidak berubah. Lebih dari sepertiga pesawat tempur itu telah dikirimkan, dan sisanya diharapkan akan dikirimkan dan beroperasi pada tahun 2025. Secara keseluruhan, Inggris berencana untuk membeli total 138 pesawat Lockheed Martin, tanpa menyebutkan variannya, selama masa program pakai yang dipimpin AS, Sky News melaporkan.

HARUS BACA :  Dukung Mendukung di Perang Raqqa dan Deir ez Zor

Pejabat AU Inggris menepis semua klaim tersebut, menyebut desas-desus itu sebagai “kurang informasi”.

Namun, sumber mengatakan kepada Sky News bahwa keputusan akhir pada kelompok terakhir 13 jet dari 48 jet pertama tidak secara resmi harus dilakukan hingga akhir tahun depan. Ia menambahkan bahwa keputusan untuk beralih ke varian pesawat tempur F-35A akan membuat AS marah, yang telah membantu Inggris membangun kembali kemampuannya untuk meluncurkan kapal perang tersebut setelah angkatan bersenjata Inggris dipaksa untuk menunda operasi kapal induk pada tahun 2010 guna menghemat keuangan.

“Apa yang tidak dipahami orang adalah potensi kerusakan yang akan terjadi pada hubungan AS-Inggris,” kata salah satu sumber.

Ia menambahkan bahwa AS menanggap AL Inggris sebagai satu-satunya pasukan angkatan laut yang bisa mengoperasikan kapal induk, tapi kapal induk harus bisa beroperasi dengan pesawat tempur.

“Jika Inggris datang ke teater operasional tanpa pesawat tempur, itu akan benar-benar merusak kemampuan militer mereka. Untuk AS ini adalah masalah yang sangat besar. Jika AU pergi untuk varian dengan mengorbankan kapal induk, yang secara efektif apa yang mereka katakan, ini akan dianggap oleh AS sebagai pengkhianatan besar,” kata sumber itu, dikutip oleh Sky News.

HARUS BACA :  26 Prajurit Marinir Gabung Kontingen Garuda Unifil XXIII L
HARUS BACA :  Pandur II Tiba di PT Pindad (Photo)

Para perwira senior di AU diketahui sangat tertarik untuk mencampur F-35 yang mampu mendarat di kapal induk dan berbasis di darat terlepas dari varian apa yang akan dibeli. Mereka mencatat model F-35A, yang biayanya kurang dari 90 juta Poundsterling, dapat terbang lebih jauh dan membawa lebih banyak senjata. Namun para ahli senior dari jurnal Analisis Pertahan Inggris mencatat bahwa dalam keadaan saat ini, Inggris tidak dapat membeli dua armada F-35 yang berbeda.

Sumber-sumber juga menggarisbawahi bahwa pejabat AU Inggris ingin membeli F-35 berbasis darat di antara varian apa pun akhirnya dibeli karena mereka tidak ingin memiliki masa depan mereka terkait dengan pesawat beroperasi dari laut.

Editor: ()

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Filipina dan Brunei Menyatakan Minatnya untuk Membeli Medium Tank Harimau

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here