Peresmian 23 Armada Alutsista untuk Korps Polairud

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri peresmian 23 armada alutsista untuk korsp Polairud Polri, Senin 3 Desember 2018. (Beritasatu)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri peresmian 23 armada alutsista untuk korps Polairud Polri, Senin 3 Desember 2018. (Beritasatu)

Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Baharkam Polri kini didukung alutsista baru sebanyak 23 unit yang terdiri dari kapal, pesawat serta helikopter. Armada tersebut diharapkan bisa menekan kejahatan di wilayah perbatasan Indonesia.

“Korps Polairud bisa survive selama 68 tahun. Tidak hanya sekedar bertahan tapi juga bermanfaat bagi masyarakat. Peran di cross border membantu memberantas illegal fishing, smuggling, penyelundupan, human trafficking, serta kejahatan umum konvensional seperti perompakan,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di dermaga Markas Baharkam Polair Polri, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, sebagaimana dilansir dari laman Berita Satu, Senin (3/12).

HARUS BACA :  Indo Defence 2018: Pengembangan Kapal Selam Mini Indonesia Ditunda

Kapolri secara simbolis meresmikan alutista baru berupa satu unit kapal patroli lepas pantai, lima unit kapal patroli cepat, 15 unit kapal pemburu cepat, satu pesawat CN, dan satu helikopter Bell.

Tito menyebutkan, Polairud memiliki keunggulan dari segi peralatan dan alutsista untuk menjangkau wilayah NKRI.

HARUS BACA :  Pentagon Masih Cari Alternatif Pengganti S-400 Turki

Menurut Tito, penyelundupan senjata, terutama di garis pantai timur pulau Sumatera dan Sulawesi serta terorisme di perbatasan menjadi tantangan bagi korps Polairud. “Perlu memberdayakan masyarakat bahari (nelayan) untuk mencegah hal itu,” jelas Tito.

HARUS BACA :  Pentagon Masih Cari Alternatif Pengganti S-400 Turki

Selain itu, Kapolri meminta Polairud menjaga konservasi biota laut perairan Indonesia.

Dia juga memuji Polairud sebagai salah satu institusi yang berperan dalam membantu logistik saat bencana alam. “Saat gempa bumi di Lombok dan Sulawesi Tengah Polairud turut membantu mendistribusikan bantuan logistik, bahkan membantu pasokan air bersih dengan mengubah air laut menjadi air tawar,” jelasnya.

Editor: ()

HARUS BACA :  Progres Pengembangan KF-X/ IF-X |

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  SANCA, Kendaraan Lapis Baja Anti Ranjau Baru dari PT Pindad

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Korea Pursuing KFX Technology Through Future Offset Deals