TNI AU dan ‘Soyus Wargaming System’

7 Desember 2018, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., memberikan apresiasi pelaksanaan Latposko Angkasa Yudha 2018. Latihan yang berlangsung selama sepekan tersebut menggunakan aplikasi Soyus (Sistem Olah Yudha Seskoau).

Dilansir dari laman Infoglobal Blog (27 Januari 2007), Aplikasi Soyus atau Soyus Wargaming System merupakan aplikasi permainan/ simulasi perang, khususnya untuk peralatan belajar siswa/ pasis Sekolah Komando TNI AU (Seskoau).

Soyus berbasis peta udara, berdasar kurikulum pendidikan Seskoau (atau sekolah komando pada umumnya), dan merupakan bagian strategic (pembuatan rencana operasi) dan juga dinamic (bagian simulasi untuk menjalankan dan menjajal rencana operasi) dari wargaming system.

Sistem ini sedang diimplementasikan di Sekolah Komando TNI AU.

HARUS BACA :  AS: Indonesia Tanya Harga untuk Tambahan F-16

Aplikasi Soyus

Selain Soyus, Infoglobal juga membangun TDAS (Transmission Data Air Situation).

TDAS merupakan aplikasi yang mengawinkan data tangkapan radar udara, baik sipil maupun militer. Data yang tertangkap berupa data lalu-lintas pesawat yang melintas dalam wilayah udara nasional. Data tersebut kemudian ditampilkan pada sebuah Display System.

Sistem ini telah menghubungkan data radar di seluruh KOSEK di wilayah Indonesia, baik Medan, Jakarta, Makasar, maupun Biak. Integrasi dari seluruh data tersebut merupakan gambaran situasi lalu-lintas udara nasional yang sangat berguna bagi keperluan monitoring pihak yang berwenang khususnya dari aspek pertahanan udara nasional (dalam hal ini KOHANUDNAS).

HARUS BACA :  Army Receives Next-Generation Trucks and Trailers
HARUS BACA :  Patroli KRI Koarmada I dan Kapal Perang India Navy

Ada lagi Mobile SOC, yang merupakan derivasi dari TDAS, berupa peralatan penangkap data radar udara yang terintegrasi dengan sebuah Display System. Peralatan tersebut dipasang pada sebuah kendaraan khusus, sehingga memungkinkan untuk mobile dan mudah berpindah tempat.

Di Latposko Angkasa Yudha 2018 ini, Soyus-lah yang memberi gambaran betapa pentingnya sebuah perencanaan, taktik dan strategi perang udara bagi TNI AU di masa yang akan datang.

HARUS BACA :  Konsorsium Indonesia dan SAAB, Bangun Kapal Selam Nasional

All photos by Infoglobal

Editor: ()

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  PAF Looking for P2.8M Worth of S-211 Jet Spares

1 Comment

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here