Warga Yunani Diminta Patungan untuk Beli Kapal Perang Baru

HS Navarinon, salah satu fregat milik AL Yunani. (Shutterstock)
HS Navarinon, salah satu fregat milik AL Yunani. (Shutterstock)

Yunani ternyata masih terlalu miskin untuk membiayai armada kapal perangnya meski sudah melakukan penghematan anggaran. Sehingga, Menteri Pertahanan Yunani Panos Kammenos mengimbau warga negeri itu membantu membiayai armada angkatan laut.

Dilansir dari laman Kompas (7/ 12), Kammenos berharap imbauannya ini bisa mengerakkan warga kaya dan juga kelas pekerja Yunani agar menghimpun dana untuk membiayai beberapa kapal perang baru negeri itu.

HARUS BACA :  Jepang Tampilkan Tank Destroyer Type 16 MCV

Untuk keperluan ini maka Kementerian Pertahanan Yunani akan membuka rekening khusus mulai 1 Januari mendatang sehingga warga Yunani bisa mendonasikan uangnya melalui rekening tersebut.

“Saya akan menjadi yang pertama menyumbangkan gaji saya untuk upaya ini,” ujar Kammenos, Kamis (6/12/2018), saat merayakan hari St Nikolas pelinding AL Yunani.

HARUS BACA :  Persiapan Rotasi Satgas Pamrahwan Maluku

Kemenhan Yunani berencana memperbarui armada angkatan laut pada 2019 terkait sengketa lamanya dengan Turki. Namun, sejauh ini belum diketahui bagaimana cara Yunani membiayai rencana ini.

HARUS BACA :  Kasad Buka Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017

Pada Oktober lalu, Kammenos berkunjung ke AS de gan harapan bisa mendorong AS untuk memperbanyak kehadiran militernya di negeri itu.

Belum lama ini, pemerintah Yunani menandatangani kesepakatan sebesar 1,5 juta dolar AS untuk meningkatkan kemampuan skuadron jet tempur F-16 negeri itu.

Yunani baru saja membayar utang sebesar 330 miliar dolar AS yang digunakan dalam tiga program penghematan anggaran yang disarankan IMF.

HARUS BACA :  Kapuskersin TNI Terima Kunjungan Pasis MTAT Malaysia

Meski semua kewajiban pembayaran utang sudah selesai pada Agustus lalu, sebagian besar warga Yunani masih berusaha memulihkan diri dari dampak pemangkasan anggaran.

HARUS BACA :  Serangan Koalisi AS Tewaskan 84 Warga Sipil di Suriah

Meski PM Alexis Tsipras menyambut berakhirnya masa “berutang” ini dengan janji akan meningkatkan belanja sosial, pada kenyataannya Yunani masih berada di bawah pengawasan IMF.

Editor: ()

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here