Kapal Selam Rusia Bergerak, Menuju Selat Kerch?

twitter.com/Capt_Navy

Rusia diduga mengirim kapal selam ke Selat Kerch setelah terjadi ketegangan dengan Ukraina di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Seorang pengguna Twitter mengklaim kapal selam Rusia telah terlihat meninggalkan kota pelabuhan Sevastopol hanya beberapa hari setelah tiga kapal perang Ukraina disita Rusia karena dituduh melanggar perbatasan maritim Rusia.

Foto-foto itu menunjukkan kapal selam Kelas Kilo yang oleh NATO dijuluki sebagai Black Hole kaerna sulitnya untuk dideteksi. Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar tentang kabar tersebut.

Daily Star mengutip Veteran perwira kapal selam Amerika Eric Moreno mengatakan bahwa kapal selam itu bisa menuju ke Selat Kerch  yang memisahkan Laut Hitam dan Laut Azov di mana tiga kapal Angkatan Laut Ukraina disita.

HARUS BACA :  Airbus Dispatches A400M to Indonesia in Showcase of Platform's Capabilities

Pada hari Kamis 6 Desember 2018, CNN melaporkan bahwa militer Amerika telah meminta Departemen Luar Negeri untuk memberi tahu pemerintah Turki tentang niatnya untuk mengirimkan kapal perang ke Laut Hitam.

Pemberitahuan itu akan memberi Angkatan Laut Amerika opsi untuk memasuki daerah itu, tetapi itu bukan indikasi bahwa tindakan semacam itu akan diambil.

HARUS BACA :  Indo Defence 2018: Presiden Joko Widodo Akan Berikan Nama Medium Tank
HARUS BACA :  Kapal Mata-Mata Prancis Bergerak Masuk Mediterania

“Amerika tidak dapat mengirim kapal selam di sana karena air terlalu dangkal untuk kapal selam bertenaga nuklir. Sedangkan kapal selam diesel bisa menyelinap di sana sehingga dan hanya negara-negara NATO yang memiliki kapal selam diesel yang bisa mencapai daerah itu. Jika suatu negara berpikir mereka memiliki kemampuan untuk masuk ke sana dan memata-matai untuk melihat apa yang sedang terjadi mereka mungkin melakukannya, ”kata Moreno kepada Daily Star.

Moreno menambahkan bahwa sangat mungkin jika NATO mengirim kapal permukaan yang akan disertai oleh satu atau dua kapal selam untuk perlindungan dan pengawasan.

HARUS BACA :  Soal Perjanjian Nuklir, Amerika Ultimatum Rusia

“Kelas Kilo yang dikirim Rusia mungkin ada di luar sana sekarang. Rusia mungkin memiliki beberapa SSN [kapal selam nuklir] yang berkeliaran di sekitar Laut Hitam juga. Mungkin diposting di Laut Hitam menunggu perintah. Kapal perang yang kami kirim akan menjadi bebek duduk karena hanya ada satu jalan keluar masuk ”.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

HARUS BACA :  Pasukan Dukungan Rusia dan Amerika Bergabung untuk Melawan Turki
Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here