Kroasia Bantah Amerika Blokir Penjualan F-16 Bekas Israel

Kroasia membantah laporan yang mengatakan Amerika Serikat memblokir penjualan pesawat jet F-16 tua Israel ke mereka.

Menteri Pertahanan Kroasia Damir Krsticevic menegaskan bahwa Amerika Serikat telah memberi izin kepada Israel untuk menawarkan 12 jet tempur F-16 C / D Barak ke Kroasia.

“Pemerintah Amerika telah memberikan izin kepada Negara Israel untuk menawarkan F-16 Israel kepada Kroasia dan kami memiliki dokumen untuk itu,” kata Krsticevic seperti dikutip  situs web Total Croatia.

HARUS BACA :  Fasilitas Produksi Kapal Selam PT PAL Siap pada Januari 2017

Pada hari Jumat, Channel 10 Israel melaporkan bahwa pemerintahan Trump memblokir kesepakatan senilai US$ 500 juta untuk menjual 12 jet tempur F-16 C / D Barak yang sudah tua ke Kroasia.

HARUS BACA :  Korea Selatan Luncurkan Kapal Selam Peluru Kendali

Juga menurut Channel 10, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membahas kesepakatan pemblokiran dengan Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo awal pekan ini di Brussels. Pompeo dilaporkan mengatakan Menteri Pertahanan Amerika James Mattis adalah orang yang memblokir kesepakatan itu.

HARUS BACA :  Kelahiran Kapal Selam Ini Sempat Membuat NATO Gentar

Washington menuduh Jerusalem menjual jet tempur F-16 yang dilengkapi dengan sistem elektronik buatan Israel yang baru dan canggih, sehingga memberikan keunggulan dibandingkan dengan jet tempur buatan Amerika.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

HARUS BACA :  Pesawat CN 235-220 MPA Perkuat Skadron Udara 5
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Fasilitas Produksi Kapal Selam PT PAL Siap pada Januari 2017

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here