Mattis Mundur Sebagai Menteri Pertahanan AS

0
271
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis (Reuters)
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan AS Jim Mattis menghadiri laga sepak bola antar akademi Angkatan Laut AS, di Lincoln Financial Field, Philadelphia, AS, 8 Desember 2018. (REUTERS/Jim Young)

Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, memasukkan surat mengundurkan diri, Kamis, 21 Desember 2018 waktu setempat. Dalam suratnya, Mattis menyebut Presiden AS, Donald Trump, punya hak untuk memiliki seorang menteri pertahanan yang pandangan-pandangannya lebih baik darinya.

HARUS BACA :  RSS Independence Retires After Close to Two Decades of Distinguished Service

Dilansir dari laman Tempo (21/ 12), Mattis mengatakan ada sejumlah perbedaan pandangan antara dia dengan Presiden Trump. Mattis sangat percaya pada sekutu-sekutu dan mitra AS, khususnya NATO. Dalam suratnya, Mattis menyarankan agar AS tidak ambigu dalam menghadapi tantangan dari negara lain seperti Cina dan Rusia.

Dikutip dari vox.com, Jumat, 21 Desember 2018, surat pengunduran diri Mattis dilayangkan sehari setelah Presiden Trump membuat keputusan untuk menarik sekitar dua ribu pasukan militer AS dari Suriah.

HARUS BACA :  Calon Awak KRI Bima Suci Tiba di Vigo, Spanyol

“Menurut pandangan saya, memperlakukan sekutu dengan sikap hormat dan bersikap jelas serta bersikap strategis dalam menghadapi kompetitor adalah hal yang harus dipegang teguh. Kita harus melakukan segala cara untuk meningkatkan sebuah perintah internasional yang baik bagi keamanan kita, masa depan dan nilai-nilai. Kita dikuatkan dalam upaya ini lewat solidaritas sekutu-sekutu kami,” kata Mattis.

Bunyi surat pengunduran diri Mattis bertolak belakang dengan pernyataan Trump. Ia menyebut keputusan Mattis itu untuk pensiun. Lewat cuitannya Trump mengatakan setelah melayani Kementerian Pertahanan selama dua tahun, Mattis akan pensiun pada akhir Februari 2019

HARUS BACA :  Sertifikasi KFX/IFX Diharapkan Tuntas di Tahun 2025/2026

Trump memuji kinerja Mattis yang telah membantu pemerintahannya membeli peralatan tempur baru dan membantunya mendesak sekutu-sekutu Amerika Serikat membayar kewajiban militer mereka. Trump berjanji akan segera mengumumkan nama baru pengganti Mattis.

Editor: (D.E.S)

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here