Angkatan Darat Rusia Dilengkapi Sistem Senjata Rudal Iskander-M

Angkatan Darat Rusia Dilengkapi Sistem Senjata Rudal Iskander-M, militer.or.id – Tahun 2019 Pasukan rudal Angkatan Darat Rusia sepenuhnya akan dilengkapi dengan sistem rudal Iskander-M. Hal ini diumumkan langsung oleh Kementrian Pertahanan setempat dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

“Pada 2019, proses melengkapi pasukan rudal Angkatan Darat Rusia dengan sistem rudal Iskander-M akan selesai. Sesuai dengan perintah pertahanan negara, pabrikan akan menyerahkan unit sistem Iskander-M ke Distrik Militer Barat,” isi pernyataan kementerian tersebut, menurut yang dikutip daro kantor berita TASS, kemarin.

HARUS BACA :  Tradisi Masuk Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad

Capaian target dari sistem rudal balistik Iskander-M mampu menempuh jarak hingga 500 km. Senjata ini juga diklaim mampu menghancurkan sistem roket multi-peluncuran, pesawat terbang, helikopter, dan senjata artileri jarak jauh. Bahkan Moskow juga mengklaim bahwa sistem tersebut mampu mengatasi segala pertahanan udara yang ada.

Pengujian akan dilakukan di kawasan Kapustin Yar di Wilayah Astrakhan Selatan, Rusia, pada 2019. Ada sekitar 200 jenis senjata baru yang akan diuji coba.

HARUS BACA :  Dolar Jalan Terakhir, Rusia Alihkan Semua Kontrak Senjata Menggunakan Rubel
HARUS BACA :  Jadi 'Polisi Dunia', AS Tempatkan 300K Tentara di 177 Negara

“Pada 2019, sekitar 200 jenis senjata baru direncanakan akan diuji, yang sepadan dengan jumlah (pada) 2018 dan setengahnya sebanyak pada 2017,” tulis lebih lanjut dari kementerian tersebut.

Menurut dari Kementrian Pertahanan, jumlah uji coba terhadap senjata si situs tersebut meningkat dalam 2 tahun terakhir. Hal ini guna meningkatkan perlindungan fasilitas militer dan menguji senjata mulai dari peralatan intelijen hingga sistem panduan senjata presisi.

HARUS BACA :  Prancis Jerman Sepakat Kembangkan Jet Tempur Masa Depan

“Ketika langkah-langkah sedang diambil untuk mengimplementasikan program persenjataan negara, berbagai barang yang diuji akan diperluas dalam dua tahun mendatang,” tambah kementerian itu.

Demikian kabar militer dunia yang bisa militer.or.id wartakan.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Bertabrakan dengan Tanker, Inilah Kemampuan Frigate Kelas Fridjof Nansen Norwegia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kapal Selam Rusia Bergerak, Menuju Selat Kerch?