Pemerintah Segera Laporkan 16.056 Pulau Indonesia ke PBB

Militer.or.id – Pemerintah Segera Laporkan 16.056 Pulau Indonesia ke PBB.

Tarian Indonesia dalam peringatan HUT ke-72 RI di Istana Negara, Jakarta (Sekretariat Kabinet).

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama delegasi Indonesia yang diketuai Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) siap menyerahkan laporan data pulau bernama ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Sejak 2015 hingga Juli 2017, Indonesia telah memverifikasi sebanyak 2.590 pulau bernama untuk dapat dilaporkan ke PBB pada konferensi UNCSGN ini, sehingga total pulau bernama bertambah menjadi 16.056 pulau,” ujar Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti Poerwadi dalam siaran pers diterima Antara, di Jakarta, Kamis, 17/8/2017.

HARUS BACA :  KRI SPICA Temukan Longsoran Dasar Laut Perairan Teluk Palu – Militer.or.id

Jumlah tersebut merupakan penambahan dari 13.466 pulau yang telah didaftarkan kepada konferensi ke-10 United Nations Conference on the Standardization of Geographical Names (UNCSGN) tahun 2012.

Ke depannya jumlah pulau Indonesia yang sudah bernama masih bisa bertambah dikarenakan belum seluruh pulau-pulau kecil telah divalidasi, dan dilakukan verifikasi pembakuan nama pulaunya.

Kelompok Pakar Penamaan Geografis PBB (UNGEGN) melalui 24 divisi geografis/linguistik saat ini menangani masalah pelatihan, digital file data, sistem romanisasi, nama negara, terminologi, publisitas dan pendanaan, serta pedoman toponimi.

HARUS BACA :  Aneh, Inggris akan Sediakan Peralatan Tak Terbatas Pada Militer China
HARUS BACA :  Prada Jumadi Putra Daerah Perbatasan, Raih Lulusan Terbaik

Tujuan UNGEGN bagi setiap negara adalah memutuskan pembakuan nama geografis berstandar nasional melalui proses administrasi yang diakui oleh otoritas penamaan nasional dari masing-masing negara dan didistribusikan secara luas dalam bentuk standar nasional seperti atlas dan basis data berbasis web.

Sebagai dasar perlunya standardisasi global nama geografis, UNGEGN mengutamakan pencatatan nama lokal yang digunakan dan mencerminkan bahasa dan tradisi suatu negara.

HARUS BACA :  Vietnam Re-Operates BTR-50 Armored Vehicle

Selain berpartisipasi aktif dalam melaporkan jumlah pulau bernama, Indonesia melalui anggota delegasi RI juga berperan aktif dengan mengakui sebanyak tujuh kelompok kerja tematis dan menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

Diharapkan keikutsertaan delegasi Indonesia dalam kelompok kerja tersebut dapat bermanfaat dalam implementasi dan akselerasi pembakuan nama rupa bumi di Indonesia, termasuk pulau-pulau kecil.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Vietnam Re-Operates BTR-50 Armored Vehicle

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Menko Luhut Apresiasi Penanganan Pengungsi Gunung Agung

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here