Urgensi Industri Strategis Dalam Pertahanan Negara

Militer.or.id – Urgensi Industri Strategis Dalam Pertahanan Negara.

Kapal selam KRI Nagapasa 403 TNI AL (twitter : Christian Guntur L)

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan industri strategis nasional sangat diperlukan dalam pertahanan negara dan menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Panglima TNI menyampaikan alutsista yang dimiliki TNI dari produksi industri dalam negeri masih memiliki banyak kekurangan, tapi di sisi lain juga banyak kelebihan.

HARUS BACA :  Penempatan Perwira Baru dan Penambahan Alutsista TNI AU

“TNI sebagai pengguna alutsista selalu memberikan masukan dan evaluasi terhadap industri pertahanan dalam negeri kepada Kementerian Pertahanan,” jelasnya.

Panglima TNI menyebutkan, pengembangan industri strategis dilakukan secara bertahap, tidak bisa langsung ke alih teknologi dan sebagainya. Namun demikian, kemajuan-kemajuan industri strategis juga berkembang pesat.

“Contohnya, kita sudah mulai membuat kapal selam dan pesawat tempur, termasuk radar dan tank model rantai,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

HARUS BACA :  Turkish Aerospace Industries Tertarik Kerja Sama Garap N219
HARUS BACA :  Rusia Sumbang 3 Batalion S-300PM ke Suriah – Militer.or.id

Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan hal ini usai acara Peluncuran dan Bedah Buku Kebijakan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Kementerian Pertahanan RI oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu dan Ketua KKIP Laksamana TNI (Purn) Sumardjono di Kemenhan, Jakarta, 23-8-2017.

Menurut Jenderal Gatot Nurmantyo, untuk pengembangan industri pertahanan dalam negeri perlu peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di samping itu perlu dicarikan lokasi baru yang lebih strategis untuk pengembangan industri pertahanan seperti Pindad yang berlokasi di Bandung sudah tidak visioner lagi, dirilis Antara, 23-8-2017.

HARUS BACA :  Kunjungan Kasau ke Joint Baseops Lanudal Juanda Surabaya

“Pindad mungkin perlu direlokasi di suatu tempat yang lebih luas, dan dekat Pelabuhan, Bandara dan sebagainya,” kata Jenderal Gatot Nurmantyo.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Pejabat PBB: Idlib Hadapi Kemungkinan Perang Mengerikan