IAEA Tolak Permintaan AS Untuk Periksa Instalasi Militer Iran

Militer.or.id – IAEA Tolak Permintaan AS Untuk Periksa Instalasi Militer Iran.

IAEA
IAEA (Istimewa)

Badan pengawas nuklir PBB telah menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk memeriksa lokasi militer Iran yang dibatasi. Pemerintahan Trump mencurigai lokasi tersebut menjadi tempat kegiatan program nuklir Iran.

Meskipun mendapat tekanan dari pemerintahan Trump, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan bahwa Iran mematuhi perjanjian 2015 yang ditandatangani dengan AS dan lima kekuatan dunia terkemuka lainnya.

Pengumuman tersebut muncul sebagai tanggapan atas pertemuan baru-baru ini antara pejabat IAEA dan duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley. Dalam pertemuan itu Haley menyampaikan kekhawatiran Gedung Putih bahwa Iran mungkin menipu kesepakatan tersebut dengan melanjutkan produksi nuklir di tempat-tempat militer yang terlarang.

HARUS BACA :  IAI Ungkap Barak-MX, Sistem Pertahanan Udara Modular

“Kami tidak akan mengunjungi lokasi militer seperti Parchin hanya untuk mengirim sinyal politik,” kata seorang pejabat IAEA, yang melaporkan bahwa Iran mengizinkan pengamat Barat ke kompleks Parchin sekali sebelumnya, tak lama setelah kesepakatan tersebut ditandatangani pada tahun 2015

“Jika mereka ingin menolak perjanjian nuklir, silakan mereka akan melakukannya. Kami hanya tidak ingin memberi mereka alasan untuk melakukannya,” tambah pejabat tersebut, merujuk pada administrasi Trump seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (2/9/2017).

Laporan terbaru IAEA mengatakan bahwa stok uranium yang diperkaya Iran tidak melampaui 661 pounds, kuota yang ditetapkan oleh Rencana Aksi Komprehensif Bersama 2015 (JCPOA). Perjanjian ditandatangani oleh AS, di bawah Presiden Barack Obama, dan Iran, serta China, Prancis, Jerman. Rusia dan Inggris

HARUS BACA :  Singapore Army Acquires Spike SR to Replace Saab Carl-Gustaf
HARUS BACA :  IAI Ungkap Barak-MX, Sistem Pertahanan Udara Modular

Kesepakatan tahun 2015 berusaha untuk menghilangkan ketakutan bahwa Iran memproduksi senjata nuklir dengan sangat membatasi pembangunan nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi internasional bernilai miliaran dolar terhadap Teheran. Trump telah menjadi lawan vokal dari kesepakatan tersebut, di mana dia dan pendukung konservatifnya mengkritik penandatanganan kesepakatan itu karena dianggap terlalu lunak terhadap Iran.

Haley bertemu dengan pejabat IAEA pekan lalu di Wina untuk mengungkapkan keprihatinan Washington bahwa laporan IAEA dapat bagus jika Iran memberikan akses ke fasilitas yang diduga oleh IAEA memiliki aktivitas nuklir.

HARUS BACA :  Pembaretan 384 Prajurit Marinir – Militer.or.id

Namun Irak menolak klaim Trump dengan keras dan melestarikan kesepakatan nuklir tersebut merupakan salah satu platform utama Presiden Iran Hassan Rouhani sebelum pemilihannya kembali pada bulan Mei. Sementara JCPOA memiliki lawan-lawannya di kalangan konservatif Iran, kepemimpinan negara tersebut telah mempertahankannya sebagai kompromi yang diperlukan dengan Barat dan peluang bisnis yang menguntungkan.

Sejak pencabutan sanksi mulai bergulir, Iran telah melakukan transaksi bernilai miliaran dolar dengan sejumlah perusahaan asing yang sebelumnya dilarang melakukan bisnis dengan negara tersebut.

HARUS BACA :  Boeing Kolaborasi dengan TNI AD untuk Support Apache

Sumber : Sindonews

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Paramount Group Akan Merekondisi 22 Mirage Bekas Spanyol

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here