270.000 Warga Rohingya Cari Perlindungan ke Bangladesh

Militer.or.id – 270.000 Warga Rohingya Cari Perlindungan ke Bangladesh.

Pengungsi Rohingya di Bangladesh (UNHCR/Vivian Tan)

Jenewa – Diperkirakan 270.000 pengungsi Rohingya telah meninggalkan Myanmar dalam dua minggu terakhir untuk mencari perlindungan di Bangladesh, ujar Badan Urusan Pengungsi PBB, UNHCR, 8/9/2017.

“Kedua tenda pengungsian di Cox’s Bazar, Bangladesh tenggara, yang menampung hampir 34.000 pengungsi Rohingya telah kelebihan penghuni, sebelum arus baru pengungsi datang. Jumlah penduduk bertambah dua kali lipat dalam dua minggu belakangan, dengan jumlah keseluruhan lebih dari 70.000 pengungsi.

HARUS BACA :  MPAC Filipina Sukses Tembakkan Rudal Spike-ER

Ada kebutuhan mendesak terhadap lahan dan tempat penampungan yang lebih banyak lagi,” ujar wakil UNHCR dalam sebuah catatan pertemuan untuk wartawan di Jenewa.

“Sebagian besar pengungsi adalah wanita, termasuk ibu dengan bayi yang baru lahir, keluarga dengan anak-anak. Mereka tiba dalam kondisi memprihatinkan, kelelahan, lapar dan putus asa mencari tempat berlindung,” katanya.

Pengungsi Rohingya di Bangladesh (UNHCR/Vivian Tan)

PBB memperkirakan jumlah masuknya pengungsi sebesar 300.000, naik dari perkiraan sebelumnya sekitar 120.000, kata seorang pejabat, 6/9/2017.

HARUS BACA :  Pangkoarmada II Tinjau Markas Satuan Komando Pasukan Katak
HARUS BACA :  Kesepakatan Israel-Kroasia untuk F-16 Bekas Hampir Final

Organisasi Internasional untuk Pengungsi (IOM) mengatakan perkiraan pendatang baru telah meningkat pada 6 September, ketika pekerja kemanusiaan mengunjungi lebih banyak tempat penampungan dan menemukan 75.000 orang yang baru tiba di sembilan tempat.

Terdapat 130.000 orang di tenda pengungsian yang terdaftar dan tiga permukiman darurat, 90.000 di rumah warga setempat, dan hampir 50.000 di permukiman sementara baru yang muncul dengan cepat. Sejumlah orang masih mencari ruang untuk mendirikan tempat penampungan sementara,” kata IOM dalam pernyataan.

HARUS BACA :  Hindari Perang dengan Korea Utara

“Sebagian besar pengungsi Rohingya tiba dengan berjalan kaki, kebanyakan berjalan melewati hutan dan gunung selama beberapa hari, ribuan lagi menerjang pelayaran panjang dan berisiko di lautan Teluk Benggala,” kata UNHCR.

Sedikit-dikitnya 300 kapal tiba di Cox’s Bazar Bangladesh pada Rabu, kata IOM. (reutes/antara)

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Mampukah T-Rex Ukraina Melawan T-14 Rusia? – Militer.or.id