3 Kapal Perang PLA Navy Merapat ke Jakarta

Militer.or.id – 3 Kapal Perang PLA Navy Merapat ke Jakarta.

dok. Kapal Perang Changchun (DDG 150) PLA Navy Task Group 150 merapat di Davao, Filipina, 1/5/2017. (Naval Forces Eastern Mindanao)

Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad menyambut kedatangan tiga kapal perang Angkatan Laut China di Dermaga Jakarta International Container Terminal II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 15/9/2017.

Kadispen Lantamal III, Mayor Laut (KH) Ign M Pundjung, mengatakan, tiga kapal perang asal Tiongkok itu yakni Kapal Perang Changchun (DDG 150), kapal Perang Jingzhou (FFG 532) dan Kapal Perang Chaohu (AOR 890) akan berada di Jakarta selama lima hari hingga 19 September 2017 untuk mempererat hubungan kedua negara dengan berbagai agenda kegiatan.

dok. Kapal Perang Jingzhou (FFG 532) PLA Navy Task Group 150 merapat di Davao, Filipina, 1/5/2017. (Naval Forces Eastern Mindanao)

Danguskamlabar Laksamana Pertama TNI Bambang Irwant dan Asintel Danlantamal III Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan turut hadir dalam penyambutan Commander in chief of PLA Navy Task Group 150 Rear Admiral Shen Hao.

HARUS BACA :  Australia Investing in Unmanned Aerial Systems
HARUS BACA :  Destroyer Kedua Hobart Class Diserahkan, Yang Ketiga Menyusul

Mayor Laut Pundjung mengatakan acara penyambutan dimeriahkan dengan tarian khas Padu dari Sulawesi Selatan dan Barongsai Kong Ha Hong Indonesia serta diakhiri dengan berkunjung ke Kapal Perang Changchun (DDG 150).

Kapal Perang Changchun (DDG 150) yang dikomandani Captain Hu Jie merupakan kapal jenis Luyang Class memiliki karakteristik umum antara lain panjang 156 meter, lebar 17,9 meter, draft 7 meter, bobot 6.500 ton, kecepatan maksimal 29 knot,?pengawak 280 personel termasuk 40 perwira, serta dilengkapi berbagai persenjataan, peralatan sensor, countermeasures dan helikopter.

dok. Kapal Perang Chaohu (AOR 890) PLA Navy Task Group 150 merapat di Davao, Filipina, 1/5/2017. (Naval Forces Eastern Mindanao)

Kapal Jingzhou (FFG 532) dengan komandan kapal Captain Wang Hongbing adalah kapal jenis Jiangkai II Class dengan panjang 135 meter, lebar 16 meter, draft 6 meter, bobot 4.100 ton, kecepatam maksimal 27 knot, serta dilengkapi berbagai persenjataan, peralatan sensor dan helikopter.

HARUS BACA :  KRI dr. Soeharso Tangani Ribuan Korban Gempa dan Tsunami Sulteng – Militer.or.id

Sedangkan kapal perang Chaohu (AOR 890) yang dikomandani Captain Zhou Baojun termasuk kapal jenis Fuchi Class memiliki panjang 178,53 meter, lebar 24,8 meter, draft 8,84 meter, bobot 20.538 ton, kecepatan maksimal 19 knot, pengawak 130 personel serta dilengkapi persenjataan, sensor dan helikopter. (Antara).

HARUS BACA :  MiG-31BM Tampak Membawa Rudal Anti Satelit – Militer.or.id

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here