Panglima TNI Enggan Tanggapi Soal “Senjata Ilegal”

Militer.or.id – Panglima TNI Enggan Tanggapi Soal “Senjata Ilegal”.

dok. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, pihaknya tidak pernah menjelaskan tentang adanya institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia.

“Saya tidak pernah “press release” (pernyataan pers soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu (senjata ilegal),” ujar Panglima TNI, usai menutup Kejurnas Karate Piala Panglima TNI 2017, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Minggu malam, 24/9/2017.

HARUS BACA :  DPR Mengimbau, Jangan Lagi Beli Alutsista Bekas

Namun demikian, Panglima TNI mengakui bahwa beredarnya video dan rekaman soal itu di dunia maya adalah memang pernyataannya.

“Seribu persen itu benar kata-kata saya. Tapi saya tidak pernah ‘press release'(mengeluarkan pernyataan pers), sehingga saya tidak perlu menanggapi hal itu,” ujarnya.

Terkait kebenaran informasi bahwa ada institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia, Panglima TNI kembali enggan menanggapi soal itu.

HARUS BACA :  Empat F-35 Israel Kabur Setelah Terkunci S-300 – Militer.or.id
HARUS BACA :  TNI Bersiap untuk Proyeksi Kegiatan Tahun 2018

Menanggapi pernyataan Menko Polhukam Wiranto bahwa ada masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri, Jenderal Gatot mengatakan, bisa ditanyakan langsung kepada Wiranto soal itu.

Dalam rekaman yang beredar, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut adanya institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu disampaikan Jenderal Gatot dalam silaturahmi TNI dengan purnawirawan PATI TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat, 22/9/2017.

HARUS BACA :  TNI Bersiap untuk Proyeksi Kegiatan Tahun 2018

Acara itu turut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn), Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, serta sejumlah petinggi TNI lainnya. (Antara).

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Yonif Para Raider 503 Kostrad Berlatih UST Tingkat Regu

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kesiapsiagaan Unsur TNI Melalui Pembinaan Operasi dan Latihan