KKP Bangun “Cold Storage” untuk Nelayan di Biak

0
644

Militer.or.id – KKP Bangun “Cold Storage” untuk Nelayan di Biak.

Ikan Tuna (Uwe Aranas / commons.wikimedia.org)

Biak – Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun anggaran 2017 merealiasasikan pembangunan tempat pendingin penyimpanan ikan (cold storage) untuk nelayan di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Biak, Effendi Igrisa, pada 24-9-2017 di Biak mengatakan, pembangunan fasilitas “cold storage” dengan kapasitas berkisar 200-500 ton diharapkan mampu menampung hasil tangkapan nelayan setempat.

“Adanya fasilitas pendingin ikan dibangun di Biak untuk membantu nelayan dalam menyimpan ikan hasil tangkapan, ya permintaan ikan sekarang ini sangat tinggi sehingga membutuhkan ‘cold storage’,” ungkap Effendi Igrisa.

HARUS BACA :  Transformasi TNI AD, Kendaraan Tempur Serba Amfibi

Dia mengatakan, keberadaan “cold storage” sangat penting untuk menjaga kualitas ikan tangkapan nelayan tradisional pesisir perairan pulau Biak.

Realiasasi pembangunan “cold storage” merupakan implementasi program sentra kelautan perikanan terpadu (SKPT) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Kebijakan program SKPT, menurut Effendi Igrisa, adalah pembangunan pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan dengan basis spasial serta sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak utamanya.

HARUS BACA :  Bappenas Dorong Bandara Kertajati Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Areal tempat pembangunan fasilitas fisik “cold storage” Dinas Perikanan dan Kelautan Biak berada di kawasan pasar ikan Kelurahan Fandoi distrik Biak Kota.

Berdasarkan data Tahun 2017, SKPT dikembangkan di 12 lokasi utama yang tersebar dari Aceh sampai Papua, yaitu Sabang, Mentawai, Natuna, Nunukan, Talaud, Rote Ndao, Sumba Timur, Saumlaki, Morotai, Merauke, Biak Numfor, dan Mimika.

HARUS BACA :  Ini Yang Dilakukan F-22 Saat Serangan di Suriah

Di bidang SKPT Kementerian Kelautan dan Perikanan telah dicanangkan berbaga bantuan sarana perikanan diantaranya 1.010 bantuan kapal penangkap ikan dan alat penangkap ikan yang akan diberikan. Selain itu, ada 10 unit “integrated cold storage” berkapasitas 500 ton.

Ada pula 450 unit alat budi daya dan 2 unit gudang rumput laut, 36 unit dermaga apung, serta banyak bantuan sarana dan prasarana lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan hasil produksi. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here