Presiden Trump Kunjungi Tentara AS di Korea Selatan

Militer.or.id – Presiden Trump Kunjungi Tentara AS di Korea Selatan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Seoul, Korea Selatan, 7/11/2017. (photo : The White House)

Kamp Humphreys. Militer.or.id – Presiden Donald Trump mendarat pada Selasa 7-11-2017 di Korea Selatan (Korsel), tempat garis depan kebuntuan nuklir dengan Korea Utara, mengatakan bahwa sebuah solusi harus ditemukan pada ancaman keamanan oleh Pyongyang.

Ketika mendarat di Pangkalan Udara Osan di luar Seoul, Presiden dan Ibu Negara Melania Trump turun dari Air Force One dan berjalan di atas sebuah karpet merah, saat Trump memulai kunjungan 24 jam yang dapat memperparah ketegangan dengan Korea Utara.

HARUS BACA :  Terjun Penyegaran Yonif Para Raider 503 Kostrad

Presiden Trump kemudian terbang dengan helikopter ke Kamp Humphreys, pangkalan militer AS terbesar di negara tersebut, dan bertemu dengan tentara AS serta tentara Korsel, bersama dengan Presiden Korsel Moon Jae-in.

Gedung Putih mengatakan bahwa perjalanan Trump dimaksudkan untuk menunjukkan tekad AS atas pendekatan garis kerasnya terhadap ancaman nuklir dan misil Korut, tetapi banyak di wilayah tersebut khawatir bahwa retorika presiden yang lebih lanjut dapat meningkatkan potensi konflik militer yang menghancurkan di semenanjung Korea.

HARUS BACA :  Pejabat Katakan, Pentagon Gagal Audit

Sewaktu bertemu dengan komandan militer yang membicarakan tentang masalah Korut, Trump mengatakan kepada wartawan: “Akhirnya semuanya akan berhasil, hal itu selalu berhasil, dan harus berhasil.” Dia tidak menjelaskan maksudnya lebih jauh.

HARUS BACA :  Yordania Tawarkan M113 untuk Sumbang Militer Filipina

Trump memuji Presiden Moon, atas “kerja sama yang hebat,” meski terdapat perbedaan mengenai bagaimana menghadapi Korut dan pada sebuah perjanjian perdagangan antara AS dan Korsel.

Uji coba nuklir dan misil Pyongyang baru-baru ini, yang bertentangan dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menyebabkan Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un bertukar hinaan, sudah meningkatkan taruhannya dalam tantangan internasional yang paling penting dalam kepresidenan Trump.

Tiga kelompok penyerang kapal induk AS akan mengadakan latihan militer bersama di Pasifik Barat dalam beberapa hari mendatang pada sebuah demonstrasi yang jarang terlihat di wilayah tersebut, menurut keterangan pejabat AS.

HARUS BACA :  Dunford: AS Harus Ubah Postur Militer Jika Denuklirisasi Korut Sukses
HARUS BACA :  Mesir Jajaki Kerjasama Industri Militer Dengan Portugal

Pada perjalanan keduanya di 5 negara, Trump mengunjungi garnisun Kamp Humphreys yang luas, yang terletak sekitar 100 Km dari perbatasan dengan Korut yang tertutup. Trump disambut dengan tepuk tangan dan beberapa sorak sorai saat dia dan Presiden Moon memasuki aula asrama saat jam makan siang.

Trump berusaha meningkatkan tekanan pada Pyongyang setelah kunjungannya ke Tokyo, di mana dia menyatakan bahwa Jepang akan menembak misil Korut -dari atas langit- jika mereka membeli persenjataan AS yang dibutuhkan untuk melakukannya, dan menyarankan pemerintah Jepang mengambil sikap yang telah dihindarinya hingga kini. (Antara/Reuters).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here