Rusia Khawatir Jepang Biarkan Washington Militerisasi Asia

Militer.or.id – Rusia Khawatir Jepang Biarkan Washington Militerisasi Asia.

dok.Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (U.S. Department of State / commons.wikipedia.org)

Moskow, Militer.or.id – Rusia khawatir Jepang sudah membiarkan Washington menggunakan wilayahnya sebagai basis penguatan militer Amerika Serikat di Asia dengan menggunakan ancaman Korea Utara sebagai alasan, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, pada Jumat 24 November2017.

“Kami sangat prihatin, tentu saja berdasarkan fakta yang lengkap, bahwa Jepang bersama Korea Selatan sudah menjadi wilayah untuk menempatkan sistem pertahanan Rudal global Amerika Serikat dengan alasan untuk menangkal ancaman Korea Utara,” ujar Sergei Lavrov.

HARUS BACA :  MiG-21 Rumania Jatuh Saat Pameran Udara

“Kami tidak punya persoalan dengan Jepang, kami tidak bermusuhan dengan mereka. Kami hanya menilai ada sejumlah resiko yang muncul karena penempatan sistem pertahanan Rudal dari AS di wilayah yang berdekatan dengan Rusia,” ujar Sergei Lavrov. Dia menyampaikan hal tersebut saat menggelar konferensi pers bersama Menlu Negeri Jepang, Taro Kono, setelah keduanya berdiskusi di Moskow.

HARUS BACA :  Konvoy Kendaraan Perang Divisi Airborne ke-76 Akibatkan Kerusakan Jalan

“Kami terus waspada dalam 2 bulan terakhir, sewaktu Korea Utara tidak melakukan uji coba senjata ataupun meluncurkan Rudal, sepertinya Washington tidak senang, dan mencoba sejumlah hal yang memprovokasi Pyongyang,” kata Sergei Lavrov. Dia menyebutkan dalam periode tenang tersebut Amerika Serikat sudah menggelar latihan militer di kawasan dan memberlakukan sanksi tambahan untuk Korea Utara.

HARUS BACA :  Next-Gen. Rafale F4 to Fly in 2023

Merujuk pada Amerika Serikat, Sergei Lavrov mengatakan bahwa “mereka sepertinya berharap Korea Utara akan kembali terprovokasi, sehingga kemudian terbuka kemungkinan melakukan tindakan militer.” “Sebagaimana yang anda tahu, beberapa pemimpin Amerika Serikat mengatakan pilihan intervensi militer masih terbuka.

Kami juga mencatat bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe, dalam pertemuannya dengan Presiden Donald Trump pada awal November 2017 lalu, mengatakan dia 100 persen menyokong sikap Washington,” ujar Sergei Lavrov.

HARUS BACA :  Taruna AAL Harus Semakin Peka Terhadap Visi Maritim – Militer.or.id
HARUS BACA :  Evakuasi 16 Jenazah Korban Penembakan di Nduga Papua

Jepang sendiri kini sedang menimbang untuk membeli sistem pertahanan Rudal buatan Amerika Serikat, Aegis Ashore, di tengah ancaman dari Korea Utara, demikian keterangan sejumlah sumber di pemerintahan Jepang.

Sergi Lavrov mengatakan bahwa pihaknya khawatir sistem Aegis Ashore juga bisa didesain untuk menembakkan Rudal kendali Tomahawk. Menurut Sergei Lavrov hal tersebut adalah pelanggaran terhadap kesepakatan pengendalian senjata antara Amerika Serikat dengan Rusia.

Sementara itu Washington dan negara-negara sekutunya di Asia membantah sedang berusaha melakukan militerisasi. Mereka mengaku hanya mengambil langkah yang perlu untuk mempertahankan diri dari kemungkinan aksi agresif dari Korea Utara. (Antara/Reuters).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here