Israel Berikrar Tanggapi Setiap Serangan Lain dari Jalur Gaza

Militer.or.id – Israel Berikrar Tanggapi Setiap Serangan Lain dari Jalur Gaza.

ilustrasi : F-16C Israel Air Force (photo : Aldo Bidini)

Jerusalem, Militer.or.id – Para pejabat Israel mengatakan pada Kamis 30 November 2017 malam, mereka siap menanggapi setiap serangan lain dari Jalur Gaza, sehari setelah serangan dan serangan balasan.

Pertikaian terjadi setelah gerilyawan yang berpusat di Jalur Gaza menembakkan sedikitnya selusin granat mortir ke tentara di dekat pagar pemisah antara Israel dan daerah kantung Palestina tersebut. Tembakan dari Jalur Gaza itu dilaporkan sebagai pembalasan atas ditembaknya seorang warga desa Palestina oleh seorang pemukim Yahudi di Tepi Barat Sungai Jordan pada Kamis 30 November 2017 pagi.

HARUS BACA :  KRI Bima Suci dan Taruna AAL Tiba di Korsel

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan granat mortir tersebut ditujukan ke satu posisi militer di sebelah pagar itu. Menurut juru bicara tersebut, penembakan mortir itu tidak merenggut korban cedera tapi menimbulkan kerusakan kecil pada tempat militer Israel dan tentara harus menghentikan “pembangunan bangunan penting” yang sedang mereka kerjakan.

HARUS BACA :  Rosoboronexport Bicara Soal Pasokan Su-35 ke Indonesia

Selain itu, layanan kereta antara Kota Kecil Sderot di bagian selatan dan Kota Ashkelon dihentikan untuk sementara karena khawatir mengenai serangan lain. Belum ada organisasi yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut. Tidak sampai satu jam kemudian, Israel menyerang Jalur Gaza dengan menggunakan tank dan peswat udara.

“Tank IDF (Pasukan Pertahanan Israel) dan pesawat IAF (Angkatan Udara Israel) menyerang 4 pos militer di bagian utara Jalur Gaza,” ujar militer di dalam satu pernyataan, sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau Antara pada Jumat 1 Desember 2017 malam di Jakarta.

HARUS BACA :  Politisi Eropa Serukan Sanksi Baru Terhadap Rusia Terkait Ukrania

Dua pos itu milik HAMAS, organisasi yang menguasai Jalur Gaza, dan 2 lagi milik Jihad Islam, kelompok gerilyawan yang berpusat di Jalur Gaza, kata militer Israel. Pernyataan tersebut menambahkan militer menganggap HAMAS “bertanggung jawab atas setiap kegiatan yang bermusuhan yang dilakukan terhadap Israel dari Jalur Gaza”.

Beberapa jam kemudian, satu pesawat Israel membom Jalur Gaza lagi, dan melukai 3 orang, kata Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza. Militer Israel mengeluarkan pemberitahuan yang mengatakan pesawat itu membidik  “2 pos pos militer lagi milik organisasi di bagian tengah Jalur Gaza”, tapi tidak memberi perincian mengenai sasaran khusus.

HARUS BACA :  Mayjen Doni Monardo Bekali Siswa Sekolah Staf dan Komando
HARUS BACA :  Duterte Setujui Program Kapal Selam AFP

Let. Kol. Jonathan Conricus, Juru Bicara Militer Israel, mengatakan warga Jalur Gaza tidak menerima pemberitahuan sebelum pemboman tersebut, “sebab tak ada warga sipil di dekat posisi HAMAS dan Jihad Islam. Semuanya sasaran militer”. Let. Kol. Jonathan Conricus mengatakan granat mortir itu ditembakkan oleh anggota Jihad Islam tetapi Israel menganggap HAMAS bertanggung-jawab.

“Kami tahu secara pasti siapa yang melakukan serangan ini,” ujar Let. Kol. Jonathan Conricus. “Kami bahkan mengenal nama mereka, tapi kami menganggap, HAMAS bertanggung-jawab atas setiap tindakan bermusuhan yang berasal dari Jalur Gaza terhadap Israel.” (Antara/Xinhua-OANA).

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here