Paramount Group Akan Merekondisi 22 Mirage Bekas Spanyol

Militer.or.id – Paramount Group Akan Merekondisi 22 Mirage Bekas Spanyol.

Jet tempur Dassault Mirage F1M Angkatan Udara Belgia © Rob Schleiffert via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Draken International yang merupakan perusahaan global dalam layanan udara lawan-tanding maju atau “advanced adversary”, telah menandatangani perjanjian dengan Paramount Aerospace Systems, anak perusahaan Paramount Group, untuk dukungan teknik dan overhaul dari armada jet tempur Mirage F1M yang baru mereka peroleh dari Angkatan Udara Spanyol.

Menurut Vocus PRW Holdings, Draken International telah mengakuisisi 22 jet tempur Mirage F1M dan F1B dalam upaya untuk meningkatkan layanan lawan-tanding bagi pelanggan Departemen Pertahanan AS dan negara sekutu.

Mirage F1M sebagian besar diterbangkan oleh Angkatan Udara Spanyol dan menerima modernisasi penuh untuk radar dan avionik pada akhir 1990-an. Akuisisi dan bersama dengan pembelian dua belas radar supersonik yang terpasang di jet tempur Cheetah buatan Denel Afrika Selatan telah meningkatkan ukuran armada Draken menjadi lebih dari 150 pesawat tempur.

HARUS BACA :  Israel Gunakan F-16i Untuk Serang Suriah? – Militer.or.id
HARUS BACA :  Lanal Malang Latihan SS1, SS2, Pistol Hingga Revolver

Dengan selesainya fase pengadaan, Mirage F1M sekarang akan menjalani perakitan ulang, restorasi dan sertifikasi kelaikan terbang oleh Paramount Aerospace Systems di fasilitas pemeliharaan Draken’s Lakeland, Florida, AS.

Paramount Aerospace Systems mengkhususkan diri dalam modernisasi platform sayap tetap, sebelumnya memimpin modernisasi dari Mirage F1M saat masih dalam layanan Angkatan Udara Spanyol. Paramount memiliki kemampuan yang cukup luas di Mirage F1 dengan kemampuan overhaul mesin dan badan pesawat serta kemampuan untuk meningkatkan dan memodernisasi avionik dan sistem misi.

“Kami sangat menantikan untuk bekerjasama dengan salah satu dari sedikit perusahaan di dunia yang memiliki kedalaman dalam hal pengalaman dan pengetahuan yang signifikan seperti Paramount. Kami sangat percaya diri mengingat pengalaman Paramount memodernisasi jet tempur Mirage F1M yang sama dan kini kami miliki yang berasal dari layanan Angkatan Udara Spanyol sebelumnya”, kata Jared Isaacman, CEO Draken International.

Kompetensi inti dari Draken adalah kemampuannya untuk memperoleh, memperbarui, memodernisasi dan mengoperasikan pesawat tempur yang terjangkau, serta didukung, kredibel dan mampu. Hal itu ditunjukkan oleh lebih dari 150 unit pesawat tempur yang telah diperoleh Draken dalam 6 tahun terakhir dan banyak kontrak yang didukung pemerintah Amerika Serikat dan luar negeri.

HARUS BACA :  Pemerintah Diimbau Sediakan Kawasan untuk Pengungsi Rohingya
HARUS BACA :  Kecelakaan Helikopter Militer Turki, Empat Meninggal Dunia

Draken juga tetap mendedikasikan untuk melacak dan mengevaluasi pesawat secara global dengan armada pesawat operasional yang telah terbukti sukses, termasuk juga Mirage F1M, Denel Cheetah, A-4 Skyhawk, L-159 Honey Badger dan juga Aermacchi MB-339.

Paramount Group pun mengakuisisi seluruh armada Mirage F1 Afrika Selatan, bersama dengan suku cadang, simulator, alat bantu pelatihan dan materi terkait lainnya. Mirage F1 merupakan solusi ideal untuk kemampuan jet tempur supersonik yang murah, dan Paramount menawarkan paket kemampuan udara yang lengkap serta pelatihan penuh dan dukungan teknis untuk pesawat.

HARUS BACA :  Kokpit Demonstrator F-16 TNI AU di Indo Defence 2018

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here