Serangan Udara Koalisi Bunuh Pemimpin Houthi di Yaman

Militer.or.id – Serangan Udara Koalisi Bunuh Pemimpin Houthi di Yaman.

Ilustrasi: Serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Ibukota Yaman, Sana’a tahun 2015. © Ibrahem Qasim via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang beroperasi di Yaman telah meluncurkan selusin serangan udara di sebuah kamp pemberontak di Sana’a dan menewaskan sejumlah pemimpin Houthi, seperti dilansir dari Sputnik News.

Pasukan koalisi itu menyerang kamp Najda di dekat Kementerian Pertahanan Houthi di Sana’a utara, serta gedung pemerintah di lingkungan Sabin dan kantor intelijen politik, menurut surat kabar Sabk.

HARUS BACA :  Pentagon Klaim 'Mitra Lebih Baik' untuk Filipina Dibanding Rusia

Menurut media Arab Saudi yang mengidentifikasi salah satu yang tewas sebagai Abdul Hakim Al-Khaiwani, salah seorang tokoh militer senior yang menempati urutan ke-36 dalam daftar yang diburu oleh Arab Saudi.

Serangan udara itu terjadi beberapa jam setelah seorang juru bicara koalisi mengatakan rudal balistik Houthi dicegat dalam perjalanan menuju kota Najran di barat daya Saudi. Kantor berita SPA yang dikelola negara Arab Saudi mengatakan bahwa fragmen rudal tersebut tidak menyebabkan kerusakan.

HARUS BACA :  14.500 Senjata Nuklir di Dunia, Ini Pemiliknya...
HARUS BACA :  Presiden Donald Trump Akan Tambah Sanksi Korea Utara

Awal pekan ini, pemberontak Houthi mengumumkan kematian Saleh Al-Samad, kepala Dewan Politik Tertinggi Yaman dan salah satu pemimpin kelompok Ansar Allah, sebagai akibat dari serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Yaman telah dilanda perang saudara yang kejam antara pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, dan gerakan Houthi. Sejak 2015, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang sebagian besar terdiri dari negara-negara Teluk Persia, telah melakukan serangan udara terhadap kaum Houthi atas permintaan Hadi, pemberontak yang bersekutu dengan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, yang terbunuh di bulan Desember 2017.

HARUS BACA :  Presiden Dukung Mobil Produksi Dalam Negeri

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kurang Modal, USAF Lewatkan Kompetisi Rudal Hipersonik