Infrastruktur vital global, mulai dari instalasi pengolahan air hingga jaringan listrik dan sistem transportasi, kini menghadapi eskalasi ancaman siber yang kompleks. Tantangan utama terletak pada pengamanan sistem Operational Technology (OT) dan Industrial Control System (ICS) yang seringkali usang atau terlalu sensitif untuk diintervensi dengan solusi keamanan tradisional berbasis agen. Menjawab urgensi ini, Akamai Technologies, perusahaan keamanan siber dan cloud terkemuka, berkolaborasi dengan Nvidia untuk memperkenalkan solusi keamanan revolusioner yang menjanjikan perlindungan tanpa mengorbankan performa operasional.
Perangkat OT dan ICS: Kerentanan di Tengah Modernisasi
Sistem OT, yang mengontrol proses fisik di dunia nyata seperti mesin produksi atau turbin listrik, serta ICS yang mengatur mesin-mesin industri, dirancang untuk stabilitas dan durabilitas jangka panjang. Namun, arsitektur mereka yang seringkali puluhan tahun lalu tidak siap menghadapi lanskap ancaman siber modern yang terus berkembang. Pendekatan keamanan konvensional yang mengandalkan instalasi software agent langsung pada perangkat OT/ICS berisiko tinggi, sebab dapat menambah beban komputasi dan mengganggu operasional krusial yang harus berjalan 24/7.
Pendekatan Agentless: Inovasi Akamai Guardicore dan Nvidia BlueField DPU
Solusi terbaru dari Akamai dan Nvidia mengadopsi pendekatan agentless yang inovatif. Alih-alih memasang perangkat lunak keamanan di dalam sistem utama, fungsi keamanan dipindahkan ke perangkat keras terpisah, yakni Nvidia BlueField Data Processing Unit (DPU). DPU ini berfungsi sebagai “penjaga gerbang” independen yang memantau dan memfilter lalu lintas data secara eksternal, sehingga CPU utama dapat fokus pada beban komputasi produksi tanpa terbebani oleh proses keamanan. Integrasi Akamai Guardicore Segmentation dengan BlueField DPU memungkinkan implementasi keamanan yang mendalam tanpa mengganggu stabilitas atau performa sistem.
Zero Trust dan Isolasi Ancaman di Level Hardware
Pendekatan ini secara fundamental mendukung prinsip keamanan Zero Trust, di mana tidak ada entitas atau sistem yang dipercayai secara otomatis di dalam jaringan. Semua akses harus diverifikasi secara ketat, dan jaringan dibagi menjadi segmen-segmen mikro. Kevin Deierling, Senior Vice President Networking Nvidia, menegaskan bahwa integrasi kemampuan segmentasi Akamai ke Nvidia BlueField memungkinkan organisasi menerapkan Zero Trust pada lapisan infrastruktur, melindungi operasional paling sensitif tanpa mengorbankan stabilitas sistem. Solusi ini juga mampu mendeteksi anomali jaringan dan indikator penyusupan secara real-time, bahkan mengisolasi perangkat yang terinfeksi langsung di level hardware untuk mencegah penyebaran serangan.
Dampak dan Relevansi di Tengah Peningkatan Ancaman Siber
Ofer Wolf, Senior Vice President Enterprise Security di Akamai, menjelaskan bahwa dengan mengalihkan fungsi segmentasi dan observabilitas ke DPU, organisasi dapat menghentikan serangan secara langsung sambil memaksimalkan kemampuan CPU untuk beban komputasi utamanya. Kolaborasi ini sangat relevan mengingat meningkatnya perhatian global terhadap keamanan sektor energi dan transportasi sebagai target utama serangan siber. Selain perlindungan teknis, solusi ini juga membantu perusahaan memenuhi regulasi keamanan yang semakin ketat dan menurunkan profil risiko dalam pengajuan asuransi siber. Solusi terintegrasi Akamai dan Nvidia ini dijadwalkan akan tersedia secara global pada kuartal kedua tahun 2026.