Internasional

Departemen Kehakiman AS Ungkap Dokumen Baru: Miliarder Teknologi Terkait Jaringan Jeffrey Epstein di California

Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Jumat (31/1/2026) merilis dokumen terbaru yang kembali menyeret sejumlah nama besar di industri teknologi global ke dalam sorotan terkait Jeffrey Epstein, terpidana kasus eksploitasi seksual anak. Dokumen tersebut mencakup sebuah foto yang memperlihatkan beberapa miliarder menghadiri jamuan makan malam di California pada tahun 2015, setelah Epstein divonis atas kasus kejahatan seksual yang melibatkan anak di bawah umur.

Latar Belakang Dokumen dan Peristiwa

Foto yang kini menjadi bagian dari dokumen resmi pemerintah AS tersebut, menunjukkan Elon Musk dan Mark Zuckerberg, pendiri Facebook yang kini memimpin Meta, duduk semeja pada sebuah acara makan malam tertanggal 2 Agustus 2015. Acara ini sebelumnya telah dibanggakan oleh Epstein dalam sejumlah korespondensi email yang juga termasuk dalam rilis dokumen tersebut.

Dalam dua email terpisah, Epstein menyebutkan daftar tamu makan malam tersebut mencakup tokoh-tokoh ternama lain, termasuk salah satu pendiri PayPal, Peter Thiel, dan salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman. Penyebutan awal mengenai acara ini muncul dalam email antara Epstein dan kontributor CBS News, Peter Attia, di mana Epstein menulis, “Malam ini makan malam dengan Musk, Thiel, Zuckerberg.”

Epstein kembali menyinggung jamuan tersebut dalam email tertanggal 20 Agustus 2015 yang dikirim kepada miliarder Tom Pritzker, sepupu Gubernur Illinois JB Pritzker, dengan menulis, “Saya makan malam dengan Zuckerberg, mu=k, Thiel, Hoffman, liar.” Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai maksud kata “liar” dalam email tersebut, maupun detail spesifik yang terjadi selama makan malam berlangsung.

Keterlibatan Tokoh Teknologi dan Reaksi

Acara makan malam ini pertama kali diungkap ke publik oleh majalah Vanity Fair pada tahun 2019, yang melaporkan bahwa Reid Hoffman disebut sebagai tuan rumah jamuan di Palo Alto, California, yang diselenggarakan untuk ilmuwan saraf MIT, Ed Boyden.

Klarifikasi dari Pihak Terlibat

  • Mark Zuckerberg: Juru bicara Meta mengklarifikasi bahwa acara makan malam tersebut bukan diselenggarakan oleh Epstein. Pihak perusahaan menyatakan Zuckerberg hanya bertemu Epstein secara singkat dalam kesempatan itu dan tidak pernah lagi berkomunikasi dengannya setelah pertemuan tersebut.
  • Elon Musk: Laporan Vanity Fair sempat menyebut Musk diduga memperkenalkan Zuckerberg kepada Epstein. Namun, Musk membantah klaim tersebut melalui email kepada media, menyatakan, “Saya tidak ingat memperkenalkan Epstein kepada siapa pun, karena saya tidak cukup mengenalnya untuk melakukan itu. Epstein jelas orang yang menjijikkan dan Zuckerberg bukan teman saya.” Sehari setelah dokumen terbaru dirilis, Musk kembali menanggapi isu ini melalui platform X, menegaskan, “Saya tidak pernah menghadiri pesta Epstein mana pun dan sudah berkali-kali menyerukan penuntutan terhadap mereka yang melakukan kejahatan bersama Epstein.”
  • Reid Hoffman: Reid Hoffman turut memberikan tanggapan dengan membantah melakukan pelanggaran apa pun. Meski demikian, ia mengakui menyesali hubungannya dengan Epstein. Dalam beberapa hari terakhir, Musk dan Hoffman bahkan terlibat saling sindir terkait kemunculan nama mereka dalam dokumen terbaru tersebut.

Analisis Dampak Reputasi

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam makan malam tahun 2015 itu. Dokumen yang dipublikasikan sejauh ini hanya menunjukkan bahwa Epstein membanggakan kehadirannya bersama sejumlah tokoh besar di bidang teknologi dan bisnis dunia, memicu kembali perdebatan mengenai jaringan sosial dan implikasi reputasi bagi individu-individu berpengaruh yang namanya muncul dalam konteks kasus tersebut.

Analisis mengenai keterlibatan tokoh-tokoh ini didasarkan pada dokumen resmi yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada 31 Januari 2026, serta pernyataan resmi dari perwakilan individu dan perusahaan terkait.