Lonjakan pesanan pizza di sekitar markas besar Pentagon kembali memicu spekulasi publik, kali ini dikaitkan dengan laporan serangan militer Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Fenomena yang dijuluki “Pentagon Pizza Index” ini ramai dibahas di media sosial, menyusul unggahan akun X Pentagon Pizza Report yang mencatat peningkatan aktivitas pemesanan di sejumlah gerai pizza beberapa jam sebelum kabar serangan udara mencuat. Indeks tak resmi ini, yang telah ada sejak era Perang Dingin, kembali menjadi sorotan sebagai barometer tak terduga dari aktivitas militer.
Lonjakan Pesanan Pizza dan Korelasi Geopolitik
Pada Sabtu, 28 Februari 2026, sekitar pukul 01.00 dini hari Waktu Bagian Timur Amerika Serikat (EST), gerai Pizzato Pizza yang berlokasi tak jauh dari kompleks Pentagon, dilaporkan mengalami lonjakan pesanan yang signifikan. Peningkatan aktivitas ini terjadi hanya sekitar 15 menit sebelum serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran dimulai pada pukul 01.15 EST, atau sekitar pukul 09.15 waktu Iran. Sehari sebelumnya, pada 27 Februari 2026 pukul 14.42 EST, beberapa gerai pizza lain di sekitar Pentagon juga tercatat mengalami volume pesanan tinggi, mengindikasikan peningkatan aktivitas internal di Departemen Pertahanan AS.
Asal-usul dan Evolusi “Pentagon Pizza Index”
“Pentagon Pizza Index” merupakan indikator tidak resmi yang teorinya menyebutkan bahwa ketika pejabat militer bekerja lembur untuk memantau atau mempersiapkan operasi besar, pesanan makanan, terutama pizza, cenderung meningkat. Pola serupa pernah dilaporkan menjelang invasi Panama pada 1989 dan Perang Teluk 1991, menunjukkan konsistensi historisnya. Bahkan pada Juni 2025, menjelang serangan besar Israel ke Iran, empat gerai pizza di sekitar Pentagon juga dilaporkan mengalami lonjakan pesanan beberapa jam sebelum kabar serangan mencuat, memperkuat narasi ini.
Metodologi Pemantauan dan Batasan Spekulasi
Sejak Agustus 2024, akun pemantau Pentagon Pizza Report aktif di media sosial X, memanfaatkan fitur “Popular Times” di Google Maps untuk melihat tingkat keramaian restoran dibandingkan kondisi normal. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan perkembangan situasi geopolitik global, menjadikannya contoh menarik dari intelijen sumber terbuka (OSINT) yang dilakukan oleh publik. Meskipun demikian, fenomena ini tetap bersifat spekulatif. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sempat menanggapi isu tersebut dalam wawancara dengan Fox News, berseloroh bahwa ia pernah terpikir memesan pizza dalam jumlah besar secara acak untuk membingungkan publik. Ini menegaskan bahwa, meski pola lonjakan pesanan kerap muncul sebelum peristiwa besar, Pentagon Pizza Index bukanlah indikator resmi kebijakan maupun operasi militer, melainkan sinyal tak langsung yang terus memancing rasa penasaran warganet setiap kali krisis terjadi.